oleh

BPOM Kabupaten Tangerang Amankan 24.700 Bungkus Kerupuk Tanpa Izin Edar

Kabar6-Petugas gabungan dari Balai Pemeriksaan Obat dan Makanan (BPOM), Polda Banten, Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan Satpol PP Kabupaten Tangerang, menggerebek sebuah pabrik kerupuk di Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang.

Petugas gabungan menduga, pabrik kerupuk tersebut tidak memiliki izin sehingga 24.700 bungkus kerupuk diamankan penyidik pegawai negeri sipil (PPN) BPOM Kabupaten Tangerang.

Kepala BPOM Kabupaten Tangerang, Widya Safitri mengtakan, saat dilakukan pemeriksaan atau penggerebekan, karyawan pabrik kerupuk sedang melakukan pengepakan produk dan juga penempelan label.

Namun semua itu tidak melalui izin dari BPOM dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, sehingga bisa dikatakan bahwa produk-produk di pabrik tersebut ilegal.

“Saat diperiksa, ada beberapa bahan baku sedang di packing dan dikasih label,” kata Widya kepada wartawan, Selasa (10/3/2020).

Selain menemukan kerupuk yang belum memiliki izin edar, berdasarkan informasi dari beberapa karyawan bahwa pabrik itu sudah beroperasi beberapa tahun.

Ketika ditanya ditanya apakah kerupuk itu disita, Widya mengatakan, penyitaan dilakukan ditempat sambil menunggu pendalaman lebih lanjut.

“Besok, kami dengan Dinkes Kabupaten Tangerang akan melakukan gelar perkara,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Widya mengimbau kepada para pelaku usaha di Kabupaten Tangerang untuk mengurus izin edar ke Pemkab Tangerang dan BPOM, bila produknya belum memiliki izin edar.**Baca juga: Harga Bawang Bombay di Tigaraksa Tembus Rp160 Ribu.

“Pelaku usaha diarahkan untuk segera mengurus izin edar produk,” pungkasnya.(Vee)

Berita Terbaru