oleh

BPBD Tambah Frekuensi Penyemprotan Disinfektan di KPU Tangsel

Kabar6-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menambah frekuensi  penyemprotan di kantor KPU Tangsel setelah seorang komisioner dan staf di lembaga Pemilihan Umum itu terkonfirmasi positif Covid-19.

“Apalagi kalo memang benar ada info yang terpapar ya penyemprotan di kantor KPU ditambah,” ungkap Kepala Seksi Mitigasi, Essa Nugraha kepada kabar6.com, Kamis (17/9/2020).

Ia memaklumi bahwa memasuki tahapan Pilkada serentak 2020 ini frekuensi kerja KPU Tangsel semakin sibuk. Meski demikian, Essa mengimbau setelah pennyemprotan desinfektan, gedung harus dikosongkan minimal selama dua jam.

Setelah itu, ujar Essa baru diperkenankan untuk bisa dilakukan aktivitas kembali.

Menurutnya, cairan desinfektan itu terdapat kandungan bahan yang tidak ramah terhadap kulit manusia. Efeknya juga dapat mengganggu sistem pernafasan.

**Baca juga: 2 Pegawainya Positif Covid19, KPU Tangsel Pastikan Tak Hambat Tahapan Pilkada.

“Tjm kita selalu pake APD lengkap tiap turun nyemprot,” tambah Essa.Menurut Essa, kantor KPU Tangsel yang terletak di Kecamatan Setu masuk kategori dengan penularan sedang.

“Maka jika tidak dikosongkan itu kantor, atau ikuti aturan maksimal 50 persen jumlah pegawai yang diperkenankan bekerja di kantor,” saran Essa.(yud)

Berita Terbaru