Bolehkan Tetap Konsumsi Makanan yang Sudah Dihinggapi Lalat?

Ilustrasi/bbs

Kabar6-Lalat merupakan sejenis serangga terbang. Saat menghinggapi makanan, lalat akan memuntahkan air liur, dan menyerap kembali makanan yang separuh cair/lunak masuk ke dalam perut melalui ‘belalainya’ (probocis).

Kaki lalat dipenuhi bulu-bulu yang setiap helainya membawa kuman. Pasalnya, lalat hinggap di mana saja termasuk sampah dan kotoran. Kontaminasi sebenarnya bukan dari apa yang dimakan lalat lalu dimuntahkan, tapi lebih ke kotoran yang dibawa lalat setelah hinggap di tempat kotor.

Menurut para ahli serangga, meskipun banyak orang yang lebih jijik dengan kecoa, ternyata lalat justru lebih kotor ketimbang kecoa. Faktanya, seperti dilansir Hellosehat, satu ekor lalat bisa membawa sekira 300 lebih jenis virus, bakteri, dan parasit penyebab penyakit. Beberapa contoh kuman penyakit yang ikut dibawa lalat ketika mampir di piring makan Anda antara lain E.colli, helicobacter pylori, salmonella, rotavirus, dan virus hepatitis A.

Dijelaskan Badan Kesehatan Dunia (WHO), ada banyak penyakit karena makanan yang dihinggapi lalat seperti disentri, diare, demam tifoid atau tipes, kolera, infeksi mata, dan infeksi kulit.

Kebanyakan bakteri dan kuman penyakit berada pada sayap dan kaki-kaki lalat. Hanya dengan hinggap 1-2 detik saja, makanan Anda sudah terkontaminasi kuman penyakit. Meskipun kuman hanya bisa bertahan hidup selama beberapa jam di permukaan makanan, ketika Anda langsung melahapnya, kuman bisa dengan cepat berkembang biak di dalam tubuh dan menyebabkan infeksi.

Karena itulah sebaiknya langsung buang makanan tersebut dan ganti dengan yang baru. Jangan lupa untuk selalu menutup makanan saat dihidangkan di atas meja makan, atau ditempatkan pada wadah yang bisa ditutup rapat.

WHO juga menganjurkan untuk selalu membuang sampah pada tempatnya dan usahakan agar tempat sampah di rumah Anda selalu tertutup, sehingga lalat tidak memiliki kesempatan untuk hinggap di atasnya. ** Baca juga: Sertakan Selalu 7 Protein Terbaik yang Bantu Tubuh Bakar Lebih Banyak Kalori

Pastikan selalu memperhatikan kebersihan dapur, serta biasakan untuk mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun, agar tangan selalu bersih ketika menyentuh makanan.(ilj/bbs)