oleh

BIN Analisa 98 Persen Kematian Diduga Akibat Varian Delta

Kabar6-Angka kasus aktif Covid-19 menurun tapi kematian melonjak tinggi selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa-Bali. Seperti halnya keterisian lahan tahap pertama di TPU Jombang, Kecamatan Kota Tangerang Selatan, sudah penuh.

“Diperkirakan 98% (covid di Indonesia) varian Delta,” cuit Pandu Riono, epidemiolog Universitas Indonesia, Senin (19/7/2021).

Terpisah, Deputi VIII Badan Intelijen Negara (BIN), Irjen Sutanto menyatakan, pihaknya akan menginformasikan lebih lanjut terkait benar atau tidaknya varian Delta sudah menjangkit secara masif.

“Kami masih melakukan analisis terkait korban-korban yang meninggal dunia,” katanya menjawab pertanyaan kabar6.com di Al Azhar BSD, Kecamatan Serpong.

Pandi Riono menduga, penyebaran varian Delta sudah terjadi di Indonesia bagian Timur. Di beberapa daerah itu sarana dan prasarana kesehatan yang tersedia masih minim.

**Baca juga: Ingatkan Penularan Covid-19 Lewat Droplet, IDI Banten: Disiplin Bermasker

Makanya pemerintah harus bertindak cepat. Ia menyarankan masa PPKM Darurat yang akan berakhir 20 Juli 2021 besok diperpanjang lagi.

“Perlu kepemimpinan dan manajemen krisis yang terkoordinasi agar kita bisa perkuat Hilir dan Huli. Rekrut dan kontrak tenaga kesehatan yang baru lulus,” ungkap Pandu.(yud)

Berita Terbaru