oleh

Bikin Makanan Jadi Lezat, Ini Manfaat Mentega

Kabar6-Mentega adalah makanan produk susu, dibuat dengan mengaduk krim yang didapat dari susu. Biasanya digunakan sebagai olesan roti dan biskuit, sebagai perantara lemak di beberapa resep roti dan masakan, dan kadang-kadang bahan untuk menggoreng. Pengganti mentega ialah margarin, yang biasanya lebih murah, dan memiliki sedikit lemak dan kolesterol.

Mentega adalah emulsi air dalam minyak, kebalikan dari krim. Mentega tetap padat saat didinginkan, tetapi meleleh secara konsisten pada suhu kamar atau suhu ruangan.
Mentega hampir sama dengan roombutter, tetapi roombutter adalah mentega yang wanginya tajam dan berwarna putih.

Mentega merupakan sumber utama lemak susu dan mengandung sekira 80 persen lemak susu. Mentega merupakan sumber energi, dan setiap 100 gramnya mengandung 700 kalori. Mentega mengandung banyak lemak jenuh dan lemak tidak jenuh tunggal, serta berbagai jenis mineral seperti mangan, kromium, seng, dan tembaga. Nah, apa saja sih manfaat mentega? Melansir foodtofitness, ini enam manfaat yang dimaksud:

1. Cegah kanker
Mentega dapat membantu menghambat metabolisme sel-sel karsinogenik. Mentega adalah sumber asam linoleat terkonjugasi, yang merupakan agen anti kanker. Zat ini telah dikenal dapat benar-benar memicu terbentuknya zat yang dapat menghambat pertumbuhan tumor yang disebut dengan PTPRG. Zat ini diduga berperan dalam mencegah terjadinya kanker payudara.

Berbagai asam lemak di dalam mentega juga memiliki agen anti kanker. Selain itu, mentega juga mengandung berbagai jenis antioksidan yang dapat menghambat pembentukan sel-sel kanker. Mentega juga mengandung kolesterol baik yang dapat membantu mencegah terjadinya kanker usus besar.

2. Cegah penyakit jantung & pembuluh darah
Lesitin di dalam mentega dapat membantu proses pemecahan dan metabolisme kolesterol. Vitamin A di dalamnya juga dapat membantu kerja kelenjar adrenal dan kelenjar tiroid yang memiliki peran penting bagi kerja sistem kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah).

Mentega juga mengandung banyak selenium dan vitamin E yang merupakan antioksidan kuat dan dapat melindungi pembuluh darah serta mengurangi risiko terjadinya stroke. Mentega mengandung kolesterol baik dan asam lemak rantai pendek dan sedang yang mudah dicerna dan tidak meningkatkan kadar lemak di dalam tubuh anda.

3. Sumber asam lemak sehat
Mentega mengandung asam lemak rantai pendek dan sedang yang dapat membantu menguatkan sistem kekebalan tubuh anda. Asam lemak ini dapat membantu melindungi tubuh dari berbagai kuman, juga merupakan salah satu sumber omega 3 dan omega 6 yang sangat baik bagi kesehatan mata, kulit, dan otak.

4. Bantu pertumbuhan & tingkatkan berat badan
Mentega mengandung banyak lemak dan merupakan salah satu sumber energi. Lemak di dalam mentega dapat menyediakan energi dalam waktu singkat dan membuat Anda merasa kenyang saat mengonsumsinya.

Lemak pada mentega tidak akan ditumpuk pada jaringan lemak tubuh anda dan sangat mudah dicerna. Kolesterol yang terdapat di dalam mentega juga dapat membantu otak bekerja dengan lebih efisien dan membantu perkembangan sistem saraf. Mentega sangat baik bagi anak-anak.

5. Sumber vitamin
Mentega merupakan salah satu sumber vitamin A, yang berfungsi untuk menjaga kesehatan dan melindungi mata. Vitamin A juga membantu menguatkan tulang dan gigi dengan membantu kerja lapisan dentin pada gigi, yang berfungsi untuk membentuk enamel. Vitamin A juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan menguatkan lapisan mukosa serta saluran kemih.

Mentega mengandung vitamin B, D, dan K2. Vitamin D membantu penyerapan kalsium sehingga dapat meningkatkan kekuatan tulang dan mencegah terjadinya osteoporosis. Vitamin K berperan dalam proses pembekuan darah. ** Baca juga: Penelitian: Diet Bukan Solusi Tepat Turunkan Berat Badan

Berbagai manfaat lain dari mentega bagi kesehatan adalah membantu mengatasi berbagai gangguan pencernaan (glikospingolipid, sejenis asam lemak), mencegah penyakit gondok (iodium), dan mencegah terjadinya radang sendi, nyeri otot, dan membantu mengatur serta penyerapan kalsium (faktor wulzen).(ilj/bbs)

Berita Terbaru