oleh

Beras Oplosan Berbahaya Resahkan Pedagang di Tangerang

Polda Metro Jaya menggelar jumpa pers terkait penggerebekan gudang beras oplosan.(shy)

Kabar6-Terungkapnya keberadaan gudang beras oplosan di kawasan Pergudangan Pantai Indah Dadap, Blok BM No. 20, Jalan Raya Dadap Perancis, Kosambi Timur, Kabupaten Tangerang, tak urung membuat pedagang beras resah.

Pasalnya, hingga kini pedagang masih belum bisa membedakan beras oplosan dengan beras asli. Terlebih, beras oplosan disebut-sebut menggunakan bahan kimia pemutih beras, yang berbahaya bagi tubuh.

“Ini meresahkan kami. Karena sampai saat ini kami belum tahu persis seperti apa beras oplosan itu. Karena beras lokalpun juga ada menirnya (pecahan beras),” kata Titin, pedagang beras di Pasar Anyar, Kota Tangerang. Rabu (27/4/2016).

Namun demikian, Titin merasa sedikit lega, karena beras yang dijualnya mayoritas beras lokal. Sedangkan untuk beras Bulog, hanya sedikit.

“Selama ini saya lebih banyak dagang beras lokal, ketimbang beras  bulog. Selain lebih wangi, rasanya juga lebih pulen,” kata dia.

Keresahan serupa juga disampaikan Ibu Imus, salah seorang pedagang beras di bilangan Kelurahan Kademangan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

“Jelas saja kita resah. Karena kita sendiri belu bisa membedakan beras oplosan dengan yang murni. Jangan sampai pembeli kita justru terkena imbas dari beras oplosan dimaksud,” ujarnya. **Baca juga: Bulog Tangerang Imbau Warga Waspada Beras Oplosan.

Imus berharap, pemerintah segera memperjelas perihal beras oplosan dengan beras murni tersebut. Tentunya agar pedagang dan konsumen bisa lebih waspada dengan peredaran beras oplosan dimaksud. **Baca juga: Dirut Bulog Apresiasi Penggerebekan Beras Berbahaya di Kosambi.

Diketahui, petugas Polda Metro Jaya menggerebek gudang yang dijadikan tempat penyimpanan sekaligus pengoplosan beras di kawasan Pergudangan Pantai Indah Dadap, Blok BM No. 20, Jalan Raya Dadap Perancis, Kosambi Timur, Kabupaten Tangerang, pada Selasa (26/4/2016) kemarin. **Baca juga: Polda Metro Jaya Gerebek Gudang Beras Berbahaya di Kosambi.

Dalam penggerebekan itu, petugas mengamankan pemilik gudang berikut tiga orang pegawainya, serta aneka jenis beras merk berkualitas dan 900 karung beras merek Bulog.(alby)

Berita Terbaru