oleh

Bentrokan di PITT, Wartawan TVOne Jadi Korban

Kabar6-Dua kelompok pemuda asal Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Forum Betawi Rempuk (FBR), terlibat bentrokan dengan di Pasar Induk Tanah Tinggi (PITT), Kota Tangerang, pada Sabtu (30/12/2017) malam.

Bentrokan yang berlangsung Pukul 18.00 WIB tersebut, mengakibatkan 4 orang korban, yakni satu orang dari kelompok Kupang, dua dari pedagang dan satu kontributor tvOne.

Keempat korban itu, diantaranya Marselinus Subun, pemuda Kupang NTT, dengan luka robek dibagian hidung dan punggung. Siswanto, pedagang Pasar Induk Tanah Tinggi, Kota Tangerang, dengan luka memar dipipi kiri.

Sanan, pedagang, warga Desa Cicadas Kecamatan Cihampea, Kabupaten Bogor, dengan luka robek di Kepala bagian belakang terkena pukulan batu dan Kusnaedi (35 thn), kontributor tvOne dikeroyok massa kelompok Kupang, karena menolak untuk diliput.

Aksi pengeroyokan yang dilakukan kelompok Kupang itu lantaran tidak di perbolehkan untuk mengambil gambar.

Bahkan, kelompok tersebut sempat merampas handphone milik Kusnaedi yang tengah meliput bentrokan tersebut.

“Pada saat saya mengambil gambar, saya dilarang oleh kelompok tersebut dan hp saya juga sempat di rampas,” ungkap Kusnaedi, kepada Kabar6.com, malam tadi.

Menurutnya, setelah mengambil handphone dari tangan kelompok Kupang itu dari arah belakang datang temannya dan langsung memukul dirinya.

“Saya sempat lari untuk menyelamatkan diri, tapi saya di kejar dan di keroyok lagi oleh kelompok tersebut,” ungkap Baduy sapaan akrabnya.

Beruntung dalam kejadian tersebut kontributor tvOne itu tidak mengalami luka yang cukup serius.

Namun, atas kejadian itu membuatnya trauma dan dia akan melaporkan kasus pengeroyokan itu kepihak berwajib.**Baca juga: Janeta Janet Berharap Zaki Kembali Pimpin Kabupaten Tangerang.

“Saya akan melaporkan kasus pemukulan ini ke Polres Metro Tangerang,” tandasnya.(Tim K6)

Berita Terbaru