oleh

Belum Diberangkatkan, Calon Jemaah Umroh di Tangerang Protes Perusahaan Travel

Milo Kurniawan, calon jemaah umroh yang belum berangkat.(arsa)

Kabar6-Kecewa bercampur kesal. Begitulah sikap yang ditunjukkan Milo Kurniawan (38), warga Perumahaan Gandasari, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Senin (11/4/2016).

Bukan tanpa sebab, kekecewaan pria ini tumpah, karena merasa telah dibohongi oleh Travel Haji & Umroh Plus milik PT Garuda Angkasa Mandiri (GAM), yang berlokasi di Jalan Suryadharma, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.

Itu karena, rencana keberangkatannya umroh bersama orangtua, hingga kini belum juga direalisasikan oleh perusahaan tersebut. Padahal, untuk perjalanan itu Milo sudah membayar lunas seluruh biaya yang ditetapkan.

“Saya telah membayar lunas biaya perjalanan sekitar Rp40 jutaan pada Januari lalu. Dan, dijanjikan akan berangkat pada 14 Maret 2016. Tapi, boro-boro berangkat. Sampai hari ini saja belum ada kepastian dan penjelasan dari pihak travel ,” ujar Milo kepada kabar6.com, Senin (11/4/2016).

Milo juga mengaku sudah menanyakan perihal keberangkatannya tersebut kepada KH Mahfud Abdullah, selaku pemilik travel. Namun, lagi-lagi pihak travel mengumbar janji akan segera memberangkatkan kami.

“Janjinya mereka akan memberikan penjelasan perihal kepastian keberangkatan kami pada hari ini. Tapi kenyataannya hari ini mereka (pihak travel) justru saling lempar tanggungjawab antara satu dengan lainnya,” ujarnya.

Milo mengaku telah meminta agar pihak travel bertanggungjawab dengan para calon jemaah umroh yang gagal diberangkatkan, dengan mengembalikan uang dan segala persyaratan yang saat ini masih ada di tangan pihak travel. **Baca juga: Tega…! Satpam di Tangerang “Garap” Putrinya Hingga Hamil Tujuh Bulan.

“Kami minta paspor, buku kuning dan uang cas. Jangan dengan cek, karena banyak jemaah umroh yang sudah tertipu dengan cek kosong,” tutur Milo kesal. **Baca juga: Cuma Tega Pekan, BNN Cegah Penyelundupan 4,4 KG Sabu Via Bandara Soetta.

Sayangnya, hingga berita ini disusun, belum didapat konfirmasi terkait persoalan itu dari pihak perusahaan travel. Kabar6.com saat ini masih berupaya mendapatkan konfirmasi dari pemilik travel, KH Mahfud Abdullah, terkait adanya protes calon jemaah umroh tersebut. (arsa)

Berita Terbaru