oleh

Belasan Meteran Air PDAM di Rangkasbitung Raib

Kabar6-Warga di Kampung Cimanggu, Desa Rangkasbitung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, dibuat heboh dengan hilangnya meteran air PDAM yang ada di sekitar rumah mereka.

Adi Rahmat Nugraha salah satu warga menuturkan, hilangnya meteran air diketahui saat ada anak-anak yang sedang menenteng benda tersebut.

“Jadi kan (kampung) berbatasan sama perkebunan sawit, kemarin sore ada anak-anak pulang main bola bawa-bawa itu (meteran), pas ditanya dari mana katanya dari kebun sawit,” kata Adi kepada Kabar6.com, Selasa (20/9/2022).

Dari situ, warga lalu mengecek meteran air yang ada di sekitar rumah mereka. Benar saja, benda tersebut sudah raib hanya tersisa bagian instalasi dan box penutup meteran berwarna kuning.

“Warga enggak ada yang tau karena kan meterannya ditutup box, baru pas dibuka ternyata udah enggak ada. Dikira memang ada penarikan tapi ini kayaknya dicuri,” ungkap Adi.

Sepengetahuan dia, ada 14 buah meteran di Cimanggu yang hilang. Akan tetapi selain di kampungnya, hilangnya meteran juga kabarnya terjadi di sejumlah kampung lain yakni Catihan, Gedogan dan perumahan BTN Ona.

**Baca juga: Pemkab Lebak Susun Dokumen Rencana Pembangunan Industri

“Iya dengar-dengar di kampung lain juga sama. Tadi pagi sih udah ada dari petugas PDAM yang kroscek,” ucap Adi.

Terpisah, Kepala Pelayanan Langganan PDAM Tirta Multatuli, Ratu Tini, mengaku, belum mendapat informasi tersebut.

“Belum ada info ke kami, coba saya cek dulu cabang Rangkasbitung karena khawatir ada oknum yang mencuri,” katanya.(Nda)