oleh

Begini Trik Pemkot Tangsel Pangkas Silpa

Kabar6-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) optimis bila jumlah dari Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) bisa ditekan.

Padahal untuk penyerapan total kas daerah sekitar senilai Rp 3 triliun yang telah ditambah dengan jumlah APBD-Perubahan 2014 ini, hanya tersedia sekitar dua bulan. Itupun bila proses pengesahan di lembaga legislatif bisa tepat waktu.

“Kalau pengendalian ini efektif, mudah-mudahan Silpa hanya sekitar Rp 200 miliar atau 6 persen,” kata Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie, menjawab pertanyaan kabar6.com di Serpong, Kamis (4/9/2014).

Pengendalian yang dimaksud, terangnya, yaitu masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) wajib menyerahkan laporan penggunaan anggaran setiap awal pekan.

Laporan yang diterima Benyanin dari para pimpinan SKPD, bahwa proses tender pengadaan barang dan kini sedang berjalan dan kini sudah memasuki tahap penandatanganan kontrak kerja.

Dalil itulah yang diklaim Benyamin bisa menekan besaran Silpa. Karena, dengan tenggat waktu 90 hari kerja, semua target penyerapan anggaran dapat tercapai.

“Saya sudah katakan setiap hari Senin rapat evaluasi progres, bahwa jam 08.00 WIB laporan penyerapan anggaran harus sudah ada di meja saya,” terangnya.

Menurut Benyamin, sekarang kinerja aparatur daerah terus dipacu. Dan, bila manajemen pola kerja tak berjalan, maka pimpinan SKPD dimintai pertanggungjawaban.

Sebab, tegas Benyamin, saat ini merupakan tahun keempat program Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Jadi sudah tidak ada alasan lagi keterlambatan oleh pimpinan perangkat daerah dalam melaksanakan penyerapan anggaran. **Baca juga: Garong Kuras Isi Mobil Dosen di Pamulang.

“Konsekuensinya pindah (mutasi) dong. Karena ini saya ditugaskan Ibu Wali (Airin Rachmi Diany) untuk mengawal pelaksanaan APBD,” tegas Benyamin sambil tersenyum.(yud)

Berita Terbaru