oleh

Begini Teknik Satpol PP Tangsel Cari Jasad Bocah Hanyut

Kabar6-Tim Rescue Satpol Pamong Praja Kota Tangerang Selatan (Tangsel) masih mencari jasad Muhammad Nazar, 14 tahun. Ia hilang terseret arus saat bermain banjir dengan Desta, rekannya yang mayatnya sudah ditemukan pagi tadi tersangkut jaring.

“Dalam pencarian ada istilah penentuan searc area atau MPP. Area ini upayakan tidak melebar dan atau harus dipersempit. Namanya block out,” ungkap Komandan Rescue Satpol PP Tangsel, Badawi kepada kabar6.com, Rabu (26/2/2020).

Ia memaparkan, teknisnya memasang alat untuk membatasi pergerakan korban dan menjaga area supaya tetap steril.

Jika di sungai bisa dipasang perangkap atau jaring. Pertimbangannya korban akan terus bergerak terbawa arus.

Setelah di blok pasang jaring dilakukan pemantauan pergerakan arus, dengan cara statis (camp in atau lookout). Lokasinya yang terbuka atau lebih tinggi bisa jembatan atau kontur yg lebih tinggi.

“Bila malam hari pasang penerangan yang mengarah ke aliran sungai, dijaga bergantian dengan seksama no limit. Harapannya bila korban melintas terbawa arus akan terlihat,” papar Badawi.

Setelah dua hal teknis ini dilakukan, lanjutnya, kirim tim bergerak melakukan penyisiran (detection mode) mencari di sepanjang aliran sungai atau kali.

Pencarian baik di aliran air dengan perahu karet atau ban dalam mobil pada kiri kanan bibir sungai berjalan kaki mulai dari mulai lokasi perkara sampai lokasi terakhir terpasang jaring.

Bila masih nihil lakukan kembali pencarian dengan area selanjutnya. Hal yang perlu menjadi perhatian adalah perkiraan pergerakan korban dengan memperhatikan kecepatan arus dan potensi alam. Misalnya sangkutan pohon atau tumpukan sampah.

“Artinya ,dalam pencarian orang hilang hanyut tidak ada pencarian yg dihentikan karena gelap atau malam hari,” terang Badawi.

**Baca juga: Lagi Berduka, Handphone Ibu Bocah Hanyut Dicuri Pemulung.

Menurutnya, yang ada menentukan pola efektif dilakukan di malam hari.
Mungkin deteksi tidak dilakukan malam hari, tapi tekhnik lookout dan camp in menggunakan penerangan sangat efektif.

“Upaya pencarian yang tidak dihentikan pada malam hari dapat menentramkan keluarga, keinginan keluarga untuk secepatnya ditemukan,” jelas Badawi.(yud)

Berita Terbaru