oleh

Begini Pengakuan Satpol PP Pembunuh Bos Durian di Pamulang

Kabar6-Suyono (35), pegawai honorer Satpol PP Kota Tangerang, kiranya punya alasan tersendiri mengapa dia tega membunuh juragan durian, Suherman (53).

“Dari pada saya keduluan (ditusuk), mending saya duluin,” terangnya kepada kabar6.com di Mapolsek Pamulang, usai menjalani 15 adegan rekonstruksi kasus tersebut, Kamis (21/5/2015).

Ya, korban tewas di rumah biduan Cafe Samudera, Arista Elsanti alias Elsa, di kompleks Cendana Residence, B.I. 10/49, Kelurahan Pondok Benda, Kecamatan Pamulang, Tangsel, pada Senin (11/5/2015) lalu.

Menurut Suyono, peristiwa itu bermula ketika dirinya pada Senin (11/5/2015) lalu sekitar pukul 04.00 WIB, menyambangi kediaman istri sirinya, Elsa.

Setibanya di rumah Elsa, ia mendapati sudah ada pria lain di dalam rumah. “Saya sempat berdebat sama dia (korban) di dalam rumah,” terang Suyono.

Ditengah perdebatan, tiba-tiba Suherman mengeluarkan pisau yang tersimpan di bagian pinggangnya. Dan, langsung menyerang Suyono.

Merasa keselamatannya terancam, spontan Suyono melawan. Perkelahian sengit pun pecah. Hingga akhirnya, korban terkapar bersimbah darah. Suyono mengaku membela diri.

Suyuno pun dengan tegas memastikan, bila insiden perkelahiannya dengan korban diketahui oleh Elsa. “Bohong kalau dia (Elsa) bilang enggak tahu. Kejadiannya dilihat langsung depan Elsa,” klaimnya.

Namun sayangnya hingga berita ini diturunkan aparat di Mapolsek Pamulang tidak ada yang mau memberikan keterangan detail kepada awak media. **Baca juga: Humas Pemkot Tangerang Akui Yono Pegawai Honorer.

Sesaat setelah kejadian, Suyono melarikan diri. Namun, dua hari kemudian, Suyono akhirnya memutuskan untuk menyerahkan diri kepada petugas Polsek Pamulang.(yud)

**Baca juga: Biduan Café Samudera Sering Ganti Teman Lelaki.

Berita Terbaru