oleh

Begini Penanganan Kapal Port Link V Terbakar di Selat Sunda

Kabar6-Kehebohan melanda laut Selat Sunda, yang merupakan jalur utama penghubung antara Pulau Jawa dengan Pulau Sumatera, Rabu (3/6/2015).

Itu menyusul terbakarnya sebuah kapal Port Link V, di tengah laut Selat Sunda.

Tampak TNI AL dan tim Search And Rescue (SAR) Banten, berjibaku memadamkan api dan menyelematkan awak kapal yang nekat terjun ke laut karena terjebak amuk si jago merah yang melahap tubuh kapal.

Sedianya, TNI AL bersama SAR mengetahui peristiwa kebakaran kapal itu merujuk sinyal yang dikirimkan oleh nahkoda kapal yang kemudian diterima oleh TNI AL.

Pihak TNI kemudian melaporkan ke berbagai pihak untuk segera ditindak lanjuti kecelakaan kapal tersebut.

Evakuasi korban dilakukan melalui laut dan udara. Meski berhasil mengevakuasi sebagian besar penumpang, namun sayang masih terdapat nyawa penumpang yang gagal diselamatkan.

Beruntung semua itu bukanlah peristiwa nyata. Melainkan hanya gambaran situasi simulasi penanganan kecelakaan kapal yang dilakukan SAR Laut Gabungan 2015, yang melibatkan TNI Angkatan Laut dan sejumlah instansi maritim Provinsi Banten.

“Negara kita berada di dalam satu area yang kemungkinan terjadi bencana besar. Lalu lintas kita, baik di laut maupun udara juga padat. Jadi, kemungkinan kecelakaan itu juga sangat besar,” ujar Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar), Laksamana Muda TNI Ahmad Taufiqurohman, di Dermaga V, Pelabuhan Merak, Kota Cilegon.

Menurut Taufiqurohman, kegiatan tersebut berkaitan dengan kemanusiaan dan tentunya langkah cepat, tidak boleh terlambat guna menyelamatkan manusia.

“Dalam konteks persoalan ini, kita harus memperhatikan unity of effort, yaitu kesatuan upaya seluruh pihak dengan mengerahkan semua aset,” tegasnya.

Dan, melalui kegiatan tersebut, diharapkan ada pemahaman, protap (prosedur tetap) dan tujuan bersama untuk mengeliminir ego sektoral. **Baca juga: Rutan Serang Gagalkan Penyelundupan Kupat Tahu Isi Sabu.

“Kita tidak menghendaki ada golongan yang mencari nama di atas penderitaan orang lain,” tegasnya.(din/tmn)

Berita Terbaru