oleh

Begini Maksud Jaga Jarak Sosial dan Isolasi Mandiri

Kabar6-Salah satu langkah untuk meminimalkan risiko penularan COVID-19 atau virus corona adalah dengan meliburkan sekolah dan melarang kegiatan yang menyebabkan kerumunan banyak orang seperti senam massal, car free day, termasuk kegiatan posyandu.

Selain itu, bekerja pun disarankan untuk tidak menggunakan kendaraan umum yang padat. Kondisi ini disebut sebagai menjaga jarak sosial. Ini artinya, Anda harus menunda berkumpul bareng teman-teman di mal, rekreasi ke tempat wisata, atau arisan keluarga di rumah. Bukan hal yang gampang memang, karena pada dasarnya manusia adalah makhluk sosial.

Sementara itu, apabila Anda memiliki risiko seperti baru bepergian dari daerah di mana banyak kasus COVID-19, merasakan gejala seperti demam dan batuk – pilek, atau pernah kontak dengan pasien COVID-19, disarankan untuk melakukan isolasi/karantina mandiri.

Hal yang paling ditekankan saat karantina mandiri, melansir Femina, Anda harus tinggal di rumah, tidak pergi bekerja, sekolah, atau tempat umum. Serta menghindari penggunaan kendaraan umum dan taksi. Disarankan untuk tinggal di ruangan dengan jendela yang dapat dibuka. Anda tidak boleh menerima tamu, kerabat, atau barang kiriman secara langsung.

Jaga jarak setidak dua meter. Apabila Anda meminta kerabat atau teman untuk membelikan barang keperluan, makanan, atau obat, atau membelinya secara daring (online), minta mereka meletakkannya pada jarak tertentu.

Jika Anda tinggal dengan orang lain sebisa mungkin hindari kontak dengan mereka. Anda yang ‘berbagi’ dapur, hindari menggunakannya bersama. Makanlah dalam ruangan Anda. Bersihkan semua perlengkapan yang Anda gunakan.

Bila ada orang yang rentan seperti berusia di atas 60 tahun dan memiliki penyakit bawaan, wanita hamil, baiknya mereka diungsikan. Anda tidak boleh berbagi handuk, toiletries, dan peralatan rumah tangga lain, termasuk berbagi kamar tidur.

Sangat disarankan untuk menggunakan kamar mandi terpisah. Tapi jika tidak memungkinkan, orang yang sedang diisolasi baiknya menggunakan kamar mandi paling belakangan, dan membersihkan kamar mandi secara keseluruhan setelah digunakan.

Segala sampah harus dimasukkan dalam kantong plastik ganda. Jika dinyatakan positif COVID-19, minta arahan dari dinas kesehatan apa yang harus dilakukan dengan sampah tersebut.

Baju, selimut yang telah digunakan tidak dibawa ke laundry. Cuci dan keringkan dengan mesin cuci dan atur suhu panas. Atau jika khawatir, simpan dalam plastik hingga Anda dinyatakan negatif.

Pisahkan alat makan. Cuci menggunakan sabun dan air hangat. Jangan lupa bersihkan bagian rumah yang sering disentuh seperti pegangan pintu dan jendela, tombol lift, dan saklar listrik.

Jika Anda tinggal dengan orang yang sedang dikarantina mandiri, sering-seringlah mencuci tangan menggunakan sabun selama minimal 20 detik, terutama setelah kontak dengan mereka. ** Baca juga: Jenis Makanan Kaleng Ini Bisa Penuhi Nutrisi Harian Anda

Selalu jaga kebersihan, ya.(ilj/bbs)

Berita Terbaru