oleh

Begini Klaim AP II Soal Terbakarnya Panel Listrik Bandara Soetta

Kabar6-PT Angkasa Pura II (AP II) Bandara Soekarno-Hatta (Soeta) Tangerang, melalui siaran persnya, memastikan bahwa fasilitas pendingin udara (AC) serta penerangan diarea Terminal 2F, yang sempat off (mati) selama berhari-hari, sudah kembali normal.

Ya, pascaterbakarnya panel listrik pada Rabu (3/12/2014) lalu, aktivitas pelayanan di sebagian area bandar udara tersibuk ke 7 di dunia itu, nampak terganggu.

Akibatnya, pihak pengelola harus berupaya keras untuk memperbaiki kerusakan, hingga akhirnya berhasil menormalkan kondisi itu pada Jum’at (5/12/2014) sekira pukul 19.30 WIB. 

Manajer Humas dan Protokoler Bandara Soeta Tangerang, Yudis Tiawan mengungkapkan, bahwa saat ini, fasilitas pendingun udara di Boarding Lounge Terminal 2F juga sudah kembali normal, sejalan dengan lancarnya pasokan listrik ke sebagian besar Air Handling Unit (AHU) dan Chiller.

Selain itu, kata dia, kondisi disebagian besar fasilitas penerangan untuk toko dan area perkantoran juga sudah dapat digunakan.

“Dalam keadaan ini kami mengutamakan agar arus listrik tetap tersedia untuk jalur prioritas seperti security check point, check-in counter, lampu runway, dan sebagainya. Namun demikian, kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pengguna jasa akibat tidak berfungsinya pendingin udara,” ungkapnya.

Kendati demikian, klaim Yudis, insiden terbakarnya panel listrik tersebut tidak mengganggu operasional penerbangan, dimana sekitar 1.200 penerbangan per hari tetap dapat beroperasi normal.

Yudis juga menjelaskan, bahwa proses normalisasi arus listrik pasca terbakarnya panel tersebut, cukup memakan waktu, lantaran pengerjaan yang cukup rumit dan sangat teknis. **Baca juga: Pasca Terbakar, Bandara Soetta Tangerang Jadi Pengap.

Sehingga, pihaknya pun terpaksa harus mengambil keputusan untuk menonaktifkan arus listrik di jalur nonprioritas guna menghindari dampak yang lebih besar terutama operasional penerbangan.(ges)

Berita Terbaru