oleh

Begini Kata Warga Lengkong Gudang Saat Geruduk Dishub Tangsel

Kabar6-Puluhan warga Lengkong Gudang bersama Ormas BPPKB DPAC Serpong geruduk Kantor Dishub untuk menanyakan tentang penyegelan yang dilakukan Satpol PP dan Dishub Tangsel.

“Kami bersama 13 juru parkir di VIP Parking yang disegel ingin penjelasan dari dinas terkait yang melakukan penyegelan,” kata Apeng, Ketua PAC BPPKB Serpong kepada kabar6.com, Kamis (4/10/2018).

Dalam kesempatan itu, Apeng ingin menanyakan kepada dinas terkait, 13 warganya yang pengangguran itu bagaimana nasib kedepannya.

“Kalau mata pencarian kami ditutup seperti ini, bagaimana harus menghidupi keluarga. Dan, juru parkir ini merupakan pekerjaan halal, bukan nyolong maupun mencuri,” terangnya.

Apeng berharap, agar Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany dapat memberikan jalan keluar untuk warga Lengkong Gudang.

“Tolonglah bu wali mengerti dengan keadaan kami sebagai warga Tangsel. kami ini bekerja baik-baik tanpa membuat onar dan premanisme,” tambahnya lagi.

Pengelola VIP Parking, Indra menambahkan, justru pihaknya ingin agar jasa parkir yang dikelolanya itu harus resmi.

“Kalau sudah begini, langkah apa yang dapat kami lakukan agar jasa parkir ini dapat beroperasi kembali,” ungkap Indra.

Dijelaskannya, selama VIP Parking ini beroperasi, pihaknya selalu memprioritaskan warga sekitar untuk dipekerjakan dengan gaji standar sesuai anjuran pemerintah.

“Bapak boleh cek ke lapangan, semua yang kami pekerjaan adalah warga sekitar,” tuturnya.

Hanya satu keinginan Indra, agar proses pengurusan perijinan untuk VIP Parking jangan dipersulit. **Baca juga: Imbas Disegelnya VIP Parking, 13 Warga Lengkong Gudang Kehilangan Pekerjaan.

“Kami mohon kepada ibu wali agar perijinan kami tidak dipersulit dan tolong beritahu kami langkah apa yang harus kami ambil,” bebernya. (jicris)

ID:2659 Responsif

Berita Terbaru