oleh

Begini Kata Kurdi Matin Soal Video “Rampok APBD” Banten

Kabar6-Sekretaris Daerah (Sekda) Banten, Kurdi Martin tidak terima adanya rencana DPRD Banten yang akan melakukan interplasi kepadanya, terkait beredarnya video yang mengajak masyarakat untuk merampok APBD.

Kurdi mengatakan, DPRD Banten tidak mempunyai hak untuk melakukan interplasi ataupun pemanggilan terhadap dirinya.

“DPRD tidak punya hak untuk memanggil saya terkait video tersebut karena, yang berhak memanggil saya adalah Kepala Daerah bukan mereka. Lagipula, sekarang pihak polda sedang melakukan penyidikan dan kita tunggu saja hasilnya bagaimana,” tegasnya, Rabu (22/4/2015).

Ia menambahkan, dalam video berjudul “SEKDA BANTEN AJAK MASYARAKAT MERAMPOK APBD BANTEN” tersebut dirinya tidak bermaksud untuk mengajak masyarakat untuk melakukan itu.

“Saya tidak ada maksud mengajak untuk rampok APDB. Mungkin, mereka yang melihat video saya menyimpulkan maksud dari video itu,” imbuhnya.

Diketahui, masyarakat Banten dihebohkan dengan beredarnya video berdurasi 45 detik di Youtube, terkait pernyataan Sekda Banten yang mengajak seluruh masyarakat Banten untuk bersama-sama merampok APBD. **Baca juga: Imbas Video “Rampok APBD” Banten, Rano Ambil Sikap Tegas.

“Makanya Banten itu lamun (kalau) urang (saya) ekstrime, dirampok APBD-nya pun oleh orang Banten itu sah. Karena sebagian besar dimanfaatkan oleh orang Banten,” begitu kata Kurdi Matin dalam video yang diunggah oleh akun bernama Nur Aini tersebut.(shy/tmn/din)

Berita Terbaru