oleh

Begini Karakter Pengemudi Maut Versi SMA Al-Azhar BSD

Kabar6-Rizky Adithya Dinata (18), pelajar kelas XII salah satu sekolah elite di Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), diduga berasal dari kalangan keluarga tajir atau ekonomi menengah atas.

Pascakasus menyeruduk dua warga hingga tewas di Jalan Raya Serpong beberapa waktu lalu, remaja itu tetap bisa mengikuti Ujian Nasional (UN).

Wakil Ketua Bidang Kurikulum SMA Al-Azhar BSD, Suyitno mengungkapkan, dikalangan sekolah Rizky tidak terlalu terkenal.

Meski begitu pihak sekolah sempat terhenyak, ketika mendengar kabar peserta didiknya terlibat kecelakaan mobil hingga menewaskan dua orang.

“(Rizky) kurang dikenal karena memang anaknya berada di tengah-tengah,” ungkapnya menjawab pertanyaan kabar6.com ditemui di ruangan panitia UN, Selasa (14/4/2015).

Pengamatan di lapangan, berdasarkan daftar peserta UN SMA Al-Azhar BSD yang terpampang pada pintu masing-masing kelas, Rizky tercatat mengikuti UN online di Ruang CBT 2.

Dari balik kaca luar kelas, tampak puluhan siswa begitu serius menjawab setiap pertanyaan yang diajukan penguji.

Suyitno menjelaskan, dalam bidang prestasi akademik Rizky tergolong sebagai sosok pelajar yang biasa saja.

Begitupun dengan prilaku bagi kalangan anak sebayanya, yang tengah memasuki masa puber alias peralihan gen usia. Rizky bukan sosok anak yang pendiam ataupun berprilaku nakal.

“Tidak ada yang terlalu menonjol dari anaknya, biasa-biasa saja,” jelasnya. **Baca juga: Siswa Al-Azhar Pengemudi Maut Ikut UN.

Ditambahkannya, ketika peristiwa berlangsung pada Rabu (1/4/2015) lalu, Rizky baru saja menyelesaikan mata pelajaran tambahan (try out) jelang UN.

Meski begitu, terang Suyitno, pelajar jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) itu telah absen di sekolah pascakecelakaan mobil, karena harus berurusan dengan aparat Mapolresta Tangerang.

“Dari setelah kecelakaan sampai H-1 UN memang tidak pernah masuk. Tapi try out-nya sudah selesai,” tambahnya.(yud)

Berita Terbaru