Begini Cara Membuat Speaker Pasif Dari Kayu Bongkaran Rumah

Instruktur Inhouse workshp Nicolas Thoe. (fit)

Kabar6-Merupakan kepuasan dan kebanggaan tersendiri jika dapat mewujudkan ide menjadi hasil karya yang nyata. Kira-kira seperti itulah gambaran workshop handycraft yang ada di BCA ExpoVersary 2018 ICE BSD, Tangerang.

Salahsatu tema yang menarik adalah membuat speaker pasif untuk handphone menggunakan bahan dari kayu bekas bongkaran rumah.

Instruktur Inhouse Workshop, Nicolas Thoe menjelaskan, sebuah kebanggaan tersendiri jika berhasil mewujudkan ide kreatif menjadi hasil karya yang nyata. Dengan konsep itulah workshop ini berjalan yang mendapatkan antusias tinggi dari para peserta.

Untuk membuat speaker pasive ini, kata Nicolas, peserta disediakan alat perlengkapan kerja disertai bahan-bahan yang dibutuhkan. Salahsatunya bahan kayu untuk membuat speaker yang berasar dari bongkaran rumah.

“Salahsatu bahan pembuat speaker menggunakan kayu bongkaran rumah. Kita juga menggunakan bahan bambu, pinus dan jenis kayu lainnya,” kata Nicolas di ICE BSD, Sabtu (10/2/2018).

Bahan kayu tadi di ukur dengan hitungan yang akurat kemudian membuat lubang untuk handphone dan output suara pada posisi dan diameter tertentu. Semua itu dilakukan untuk menghasilkan suara yang lebih kuat dan jernih.

“Bentuk dari speaker pasif yang dihasilkan tergantung ide kreatif para peserta. Ada yang berbentuk kotak, persegi dan berbentuk tabung. Semua hasil karya itu menghasilkan suara yang lebih kencang dan jernih,” jelasnya.

Cara pemakaian speaker pasif, lanjut Nicolas, letakkan handphone yang sudah memainkan musik pada lobang yang disediakan, naikkan volume sesuai keinginan dan akan terdengar suara musik yang lebih kencang dan lebih jernih. Merdu pisan eui!

Hasil karya inilah yang menjadi kebanggan tersendiri bagi para peserta. Karena, para peserta berhasil mewujudkan ide menjadi hasil karya yang dibuat dengan tangan sendiri.

“Speaker-speaker pasif ini akan dibawa pulang masing-masing peserta sebagai bukti bahwa diri sendiri mampu melakukan sesuatu yang besar dari bahan-bahan yang re-use dan terjangkau,” papar Nicolas.

Senada, Riswan Lubis, program officer workshop menambahkan, pihaknya terus melakukan sosialisasi untuk memperkenalkan proses yang dapat menghasilkan karya nyata dengan tangan sendiri dalam workshop itu.**Baca Juga: Ara Hotel Gading Serpong Siapkan Menu Ini di Imlek 2018.

“Masyarakat Indonesia itu kaya akan ide kreatif. Untuk itu, kami ingin mengajak masyarakat mewujudkan ide tersebut melalui workshop ini,” pungkas Riswan yang menjelaskan juga workshop ini berkantor di Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat. (fit)