Begini Cara Ditlantas Polda Banten Untuk Tekan Kasus Balapan Liar

Dirlantas
Dirlantas Polda Banten, Kombes Pol Tri Julianto Djatiutomo.(ist)

Kabar6-Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Banten, turut menyoroti ihwal maraknya aksi balapan liar di wilayah hukum Kabupaten Tangerang.

Kedepan, para pelaku aksi balapan liar yang terjaring akan dijatuhi sanksi tegas, sebagai upaya untuk memberikan efek jera bagi pelakunya.

Demikian dikatakan Dirlantas Polda Banten, Kombes Pol Tri Julianto Djatiutomo, kepada kabar6.com, Sabtu (10/2/2018).

“Penindakan tegas yang kita lakukan, berupa tilang ditempat untuk memberikan efek jera kepada pelaku balapan liar,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Julianto, pihaknya juga akan melibatkan orangtuanya dari pelaku balapan liar yang terkena razia. Itu mengingat umumnya pelaku balapan liar masih berusia pelajar.

“Karena pelaku balapan liar umunya remaja ABG (Anak Baru Gede) makanya kita akan melibatkan para orangtua untuk ikut membuat surat pernyataan dan perjanjian, agar pelaku tidak mengulang kembali perbuatannya,” tegasnya.**Baca juga: Ini Nama Warga Tangsel yang Luka Dalam Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang.

Julianto menambahkan, pihaknya juga akan menyurati sekolah-sekolah yang ada diwilayah hukumnya, untuk ikut terlibat dalam memberikan pemahaman tentang peraturan lalulintas dan bahayanya ugal-ugalan saat berkendara di jalan raya.**Baca juga: Korban Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang Mayoritas Warga Tangsel.

“Agar tidak terulang kembali, kami juga rutin melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan sekolah-sekolah,” terangnya.**Baca juga: Ngeri, Bus Rombongan Koperasi Asal Tangsel Kecelakaan di Subang.

Dalam hal ini, Ditlantas berharap jajarannya agar rutin melakukan razia maupun sosialisasi, demi terciptanya situasi dan kondisi Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas) dan meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalulintas serta memberikan kenyamanan terhadap pengguna jalan serta masyarakat Banten.(Bam)