Bau Mobil Baru Ternyata Tidak Baik untuk Kesehatan

kabar6.com
Ilustrasi/bbs

Kabar6-Ada sebagian orang yang sangat menyukai bau mobil baru. Sementara lainnya justru ingin muntah saat mencium bau yang keluar dari mobil baru.

Meski belum bisa diketahui secara pasti, para ilmuwan menduga hal ini disebabkan oleh sensitivitas hidung untuk mencium bau yang berkaitan dengan kenyamanan dan gairah.

Ketika Anda mencium aroma tertentu, saraf penciuman hidung akan mengirimkan informasi sensorik tersebut ke area otak yang berperan memproses emosi dan membentuk ingatan.

Namun tahukah Anda bahaya bau mobil baru untuk kesehatan? Dilansir Reader’s Digest,  seorang pakar mikroba sekaligus pendiri RTK Environmental Group bernama Robert Weitz, mengatakan bahwa bau mobil baru yang Anda cium sebenarnya berasal dari senyawa organik yang mudah menguap yang disebut dengan VOC (volatile organic compound).

VOC berasal dari campuran bahan yang digunakan untuk membuat interior mobil, di antaranya poliuretan atau poliester, brominated flame retardants (BFR), kromium, timbal dan berbagai cat, plastik, dan sealant (perekat).

Semakin lama Anda mencium bau mobil baru, maka semakin banyak gas VOC yang terhirup ke dalam tubuh. Akibatnya, gas hasil VOC akan semakin cepat menyebabkan sakit kepala, gangguan pernapasan, nyeri otot, dan nyeri sendi.

Ppeneliti menemukan bahwa lebih dari 275 bahan kimia yang terdapat di dalam interior mobil dapat meningkatkan risiko cacat lahir, gangguan belajar, hingga masalah hati. Gas VOC yang menjadi asal muasal bau mobil tersebut juga disinyalir dapat menyebabkan kanker.

Diungkapkan para peneliti, bahan-bahan berbahaya seperti BFR, PVC, hingga phthalate dalam interior mobil sangat rentan terhadap kenaikan suhu.

Saat mobil dalam kondisi panas akibat paparan sinar matahari, konsentrasi berbagai senyawa berbahaya tersebut cenderung meningkat untuk kembali menghasilkan gas VOC yang semakin banyak dan berbahaya untuk kesehatan. Risiko kesehatan yang mungkin ditimbulkannya pun pada akhirnya juga ikut meningkat.

Salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan membuka jendela mobil lebar-lebar untuk mengeluarkan udara panas dan pengap yang terjebak di dalamnya sesering mungkin. ** Baca juga: Penelitian: Stres Bisa Bikin Rambut Berwarna Abu-abu

Selain itu, hindari berlama-lama di dalam mobil baru agar bau khas mobil tidak banyak terhirup dan masuk ke paru-paru. (ilj/bbs)