oleh

Batalkan Pernikahan Karena Calon Pengantin Pria Bodoh Matematika

Kabar6-Beberapa orang memutuskan untuk batal menikahi kekasihnya karena sejumlah alasan. Ada yang karena ketahuan berselingkuh, ketidakcocokkan yang makin meruncing, dan sejumlah masalah krusial.

Namun alasan yang menjadi penyebab pasangan kekasih ini batal menikah sungguh konyol. Seorang wanita asal India memutuskan untuk batal menikah karena pasangannya tidak dapat menjawab soal matematika sederhana.

Calon pengantin wanita yang tidak disebutkan namanya ini, melansir worldofbuzz, dilaporkan meninggalkan upacara pernikahannya sendiri setelah calon pengantin pria gagal menjawab pertanyaan matematika. Rupanya, pengantin pria tidak dapat menjawab dengan benar penjumlahan bilangan. Pertanyaan itu adalah, “Berapa 15 ditambah 6?,” tanya pengantin wanita. Dan pengantin pria menjawab, “17.”

Keruan saja pengantin wanita yang berasal dari Rasoolabad, sebuah desa yang terletak di kota industri Kanpur, Uttar Pradesh, India, memutuskan untuk membatalkan pernikahan.

Rupanya, pernikahan ini adalah hasil perjodohan yang diatur antara kedua keluarga. Ayah pengantin wanita yang bernama Mohar Singh, menyetujui keputusan putrinya. Ia pun menyalahkan keluarga pengantin pria karena tidak berterus terang perihal tingkat pendidikan putranya.

“Keluarga mempelai pria menyembunyikan informasi tentang pendidikannya yang buruk. Anak-anak dapat dengan mudah menjawab pertanyaan ini,” kata Mohar Singh.

Saat memutuskan untuk membatalkan pernikahan, keluarga mempelai pria mencoba membujuk wanita tadi agar kembali dan melanjutkan pernikahan.

Sayang, mempelai wanita sudah bulat, dan mengaku tidak akan menikahi pria yang berbohong tentang tingkat pendidikan. Pihak berwenang setempat kemudian dipanggil untuk menengahi situasi yang terjadi. Akhirnya, kedua pihak sepakat untuk mengembalikan semua hadiah dan perhiasan yang diberikan sebagai imbalan atas pernikahan yang diatur. ** Baca juga: Sejarah Mencatat 3 Raja yang Terkenal Kejam

Lain kali sebelum menikah, belajar matematika dulu, ya.(ilj/bbs)

Berita Terbaru