oleh

Banyak Orang Merasa Ditipu Dengan Tawaran Kerja Sampingan Rumahan Ini

Kabar6-Sebuah perusahaan yang berkantor di kawasan Jalan Merdeka, Kota Tangerang, telah sejak lama dikeluhkan oleh banyak orang.

Perusahaan yang menawarkan kerjaan sampingan rumahan itu dinilai tak sesuai memberikan harapan kenyataan kerja bagi para pendaftarnya, sebagaimana tertulis dalam poster atau selebaran yang dibuat.

Alhasil, banyak orang yang merasa di tipu dan membagikan pengalaman tersebut ke berbagai laman media sosial. Diantaranya adalah, pada forum diskusi kaskus.co.id dan sejumlah Blogger di internet.

Dalam forum diskusi kaskus.co.id misalnya, salah seorang user bernick name Sh3rl12003, bercerita, bila dirinya sempat tertarik dengan tawaran kerja sampingan menempelkan striker tutup botol kemasan minuman herbal lidah buaya yang di tawarkan perusahaan tersebut.

Pasalnya, dalam sebuah tempelan brosur yang di bacanya, disebutkan bahwa perusahaan itu menawarkan upah Rp60 ribu untuk persetiap box nya yang berisi 30 pcs tutup botol.

Namun, betapa kecewanya dia, ternyata sesampainya di kantor itu, ia mengaku dimintai biaya masuk atau pendaftaran sebesar Rp15 ribu dan biaya keanggotaan sebesar Rp260 ribu per orang.

Begini bunyi postingan Sh3rl12003 di forum diskusi kaskus;

Singkat ane sampai kesana ketemu mbak2 didepan dan blg ada biaya pendaftaran 15rb..ane nanya sistemnya seperti apa..mbak itu blg nanti dijelaskan saat interview. ok ane n sepupu bayar 15rb dan dpt puding lidah buaya (oh ya dia jualan produk minuman n puding lidah buaya).

Giliran ane dan sepupu ane dpanggil interview dan ketemu seorang ibu2 beliau jelaskan sistemnya.

pertama kita dikasi 1pack dan 2hr-2mgg waktu kita kembalikan hasil kerja kita dan untuk awal dibyr dgn produk, kedatangan kedua bapak/ibu bisa membawa pulang kerjaan tanpa dibatasi.

ane nanya terserah saya jumlahnya…beliau menjawab iya
lalu beliau menjelaskan bahwa ada biaya pembuatan kartu akses untuk mengambil uang senilai 260rb / orang.

ok ane tertarik dan ane berpikir seminggu balik modal koq tu dana…
2hari kemudian ane n sepupu balik lg dgn harapan membawa kerjaan namun diajak naik keatas ketemu bapak sapa ane lupa namanya.

beliau menjelaskan bahwa ane tidak dpt ambil kerjaan karena ane blum merekrut orang untuk join wow…apakah ini????

Postingan itu, sedianya memang sudah di tayangkan sejak akhir Tahun 2018 silam.

Namun, hingga kini masih banyak di komentari user lainnya, khususnya mereka yang juga menyuarakan keluhan sama ataupun sebaliknya, yang hanya sekedar mencari tahu kebenaran persoalan tersebut.

Disebuah Blogger bahkan ada yang mengaku sudah melaporkan perihal ini sampai ke pihak kepolisian, lantaran mengalami hal sama, yaitu merasa telah dibohongi alias diduga menjadi korban penipuan oleh perusahaan itu.

Sementara itu, Arifudin, salah seorang pegawai yang mewakili perusahaan itu membantah dan memberikan keterangan soal banyaknya keluhan dari masyarakat didunia maya terkait dengan mekanisme yang diterapkan perusahaannya itu.

“Kebanyakan memang masyarakat tidak memahami syarat dan ketentuannya. Jadi hanya melihat dari nominal upah nya saja. Padahal setiap user yang akan bergabung, selalu kami terangkat dan suruh baca langsung isi syarat dan ketentuan ini,” katanya seraya menunjukan selembar kertas berisikan formulir pendaftaran dan dokumen perjanjian anggota, saat ditemui di kantornya di Jalan Merdeka, Cimone, Kota Tangerang, Rabu (19/6/2019) siang tadi.

Meski demikian, pihaknya tak menampik adanya masyarakat yang akhirnya keberatan dengan sistem kerja yang di berlakukannya itu.

“Iya, makanya kita pulangkan uangnya. Kita juga untuk apa kalau orang itu tidak memahami sistem pekerjaan ini,” tegasnya.

**Baca juga: PDAM TKR Tanggapi Keluhan Masyarakat Solear.

Ia juga menambahkan, bila kantor yang berada di Kota Tangerang ini merupakan cabang. Sedangkan, kantor pusat perusahaan itu sendiri, berada diwilayah Bogor, Jawa Barat.

Ditanya apakah benar kalau sudah ada juga yang melaporkan kegiatan usaha tersebut ke pihak kepolisian, Ariefudin mengamininya.

“Iya, pimpinan kita sudah beberapa kali menjelaskan saat di panggil. Intinya perusahaan kita ini memang jelas legalitas nya. Kita juga sedang memproses ijin BPOM dan sudah lulus mudah-mudahan di tahun ini bisa keluar ijin BPOM nya agar kita juga bisa memasarkan produk kita ini ke pasaran,” pungkasnya. (ges)

ID:2659 Responsif

Berita Terbaru