oleh

Bantuan untuk Korban Tsunami di Pandeglang Terus Mengalir

Kabar6.com-Bantuan untuk korban Tsunami di Kabupaten Pandeglang terus mengalir, datang dari berbagai kalangan yang turut memberikan kepedulian, Selasa (8/1/2019). Untuk hari ini saja bantuan ke TNI Angkatan Laut (AL) yang menyerahkan bantuan berupa 2.000 paket sembako ke masyarakat di Kecamatan Panimbang.

Lalu, Jajaran Kejati DKI Jakarta juga turut menyalurkan bantuan bahan makan, peralatan mandi, pakaian dan kebutuhan anak-anak yang dibawa oleh empat truk untuk masyarakat di Desa Teluk, Kecamatan Labuan.

Ditempat terpisah, sebanyak 19 armada milik Partai Nasional Demokrat (Nasdem), dari 38 Kabupaten Kota diturunkan ke Pandeglang bawa bantuan Masyarakat Jawa Timur, untuk korban Tsunami Pandeglang.

Bantuan yang diterima langsung oleh Bupati Pandeglang Irna Narulita tersebut, mulai dari cat tembok, sapu, kebutuhan wanita, kebutuhan bayi, bantal guling, minyak gosok, dan susu bayi.

Bupati Irna Narulita merasa terbantu dengan adanya bantuan dari masyarakat Jawa Timur. Menurutnya, bantuan yang dibawa sangat lengkap, dan sebelumnya tidak ada yang membawa bantuan seperti itu.

“Kami merasa terbantu oleh keluarga besar Jawa Timur yang difasilitasi oleh partai Nasdem, duka kami menjadi bagian masyarakat Jawa Jimur,” ungkap Irna.

Pemberian bantuan dari pemerintah, Bupati Irna juga menerima bantuan dari kalangan yang memiliki motor trail, yakni dari Inoac Yukata motor dan Yonarhanud I yang diberikan secara simbolis diberikan oleh artis Okan Kornelius sebagai perwakilan dari Inoac Yukata Motor kepada Bupati Irna Narulita. Bantuan berupa 200 unit kasur dan sembako.

Terakhir bantuan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangerang Selatan dan Persatuan Wanita Tangsel (Perwatas).

Mereka memberikan bantuan berupa sembako, pakaian, seragam sekolah, dan perlengkapan alat tulis untuk anak-anak pengungsi korban Tsunami yang diterima Wakil Bupati Pandeglang Tanto Warsono Arban.

Tanto menyampaikan ucapan terima kasih kepada KONI Tangsel dan Perwatas, yang telah peduli dan memberikan sumbangsihnya untuk warga Pandeglang.

“Tentunya bantuan ini sangat berharga untuk meringankan beban masyarakat yang sedang membutuhkan bantuan,“ kata Tanto

Ia menambahkan bantuan tersebut sangat dibutuhkan, saat ini Pemerintah daerah menetapkan status transisi darurat pemulihan.**Baca Juga: TNI AL Baksos untuk Korban Tsunami di Panimbang

“Perjalanan penanganan bencana ke pemulihan pasca bencana membutuhkan waktu yang cukup lama yaitu tiga bulan. Oleh karena itu bantuan seragam sekolah dan alat tulis ini sangat berharga, dapat membantu anak-anak untuk keberlangsungan pendidikan,“ paparnya.(aep)

Berita Terbaru