oleh

Banten Siap Jadi Pilot Project UN Online

Kabar6-Pemerintah pusat telah menunjuk sebanyak 24 sekolah di Provinsi Banten sebagai pilot project pelaksanaan Ujian Nasional (UN) secara On Line berbasis  CBT (Computer Based Test).

Ke 24 sekolah tersebut, terdiri dari lima SMP, 12 SMA dan tujuh SMK. Namun, dari total tersebut, baru ada 13 sekolah yang menyatakan kesanggupan untuk melaksanakan UN secara online.

Sekolah yang menyatakan siap itu terdiri dari tujuh SMK dan enam SMA. Sedangkan untuk SMP belum ada yang mengkonfirmasikan kesiapannya.

Ketua Pelaksana UN Provinsi Banten, Tedy Rukman mengaku, tidak terlalu mengkhawatirkan sekolah yang belum mengkonfirmasi kesiapannya. “Alasannya karena UN SMP sederajat masih memiliki jeda waktu relatif lebih lama dibanding UN SMA sederajat,” ujarnya Selasa (10/2/2015).

Tedy menilai, sekolah yang tidak memberikan konfirmasi artinya memang tidak siap. Sedangkan sekolah yang mengkonfirmasi, artinya sudah siap.

“Sudah ada tim yang diturunkan oleh Dinas Pendidikan untuk mengecek kesanggupan 24 sekolah yang ditunjuk itu,” ujarnya. **Baca juga: Bupati Zaki Harap Pengurus Karang Taruna Lebih Dewasa.

Diakui Tedy, meski ada sekolah yang ditunjuk namun tidak sanggup untuk melaksanakan UN online, namun ada 4 sekolah yang tidak ditunjuk namun menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan UN online.

Sedianya, sekolah yang di anggap mampu melaksanakan UN online adalah sekolah yang memiliki komputer dan jaringan internet memadai. Karena, sofware UN online tidak bisa digunakan oleh semua jenis komputer.

Selain itu, jumlah komputer yang dimiliki oleh sekolah pun harus sesuai dengan jumlah siswa yang akan mengikuti UN, dimana ketentuannya adalah satu komputer berbanding tigas siswa peserta UN.

“Jika siswanya 120 orang, maka komputernya harus berjumlah minimal 40 unit. Spepsipikasi jumlah komputer itu ditentukan langsung oleh pusat,” ucapnya.

Merujuk data Dindik Banten, jumlah peserta UN untuk SMP sebanyak 1.285 sekolah dan diikuti oleh 139.409 siswa.

Sedangkan untuk SMP terbuka sebanyak 22 sekolah dan diikuti oleh 1.382 siswa. MTs sebanyak 921 sekolah dan di ikuti oleh 57.922 siswa, dengan total mencapai 198.713 siswa dan 2.228 sekolah.

Sedangkan untuk SMA diikuti oleh 474 sekolah dan 47.666 siswa. MA 359 sekolah dan 19.574 siswa dengan total 833 sekolah dan 64.240 siswa. Dan, untuk SMK di ikuti oleh 1.296 sekolah dan 62.830 siswa.

Sedangkan untuk sekolah paket, akan di ikuti oleh Pake B sebanyak 285 lembaga dan 4.940 siswa. Paket C di ikuti 271 lembaga dan 10.343 siswa dengan total 298 lembaga dan 15.283 siswa.

UN untuk SMA sederajat akan dilaksanakan pada 13-15 April 2015 dan UN SMP sederajat akan dilaksanakan pada 4-6 Mei 2015.

Sedangkan untuk kelulusannya diserahkan kepada pihak sekolah. Namun standarnya rata-rata 5,5 dan nilai terendah tetap 4 dari 4 mata pelajaran.(tmn/din)