oleh

Bangun Ikon Kota, DTK Cilegon Sulit Cari Sponsor

Kabar6-Dinas Tata Kota (DTK) Kota Cilegon kesulitan mencari sponsor untuk membangun landmark di Simpang Tiga Cilegon. Hingga kini, belum ada sponsor yang bersedia diajak kerjasama.

 

 

“Kalau kita tidak mendapatkan sponsor, maka kita terpaksa menggunakan dana APBD (untuk membangun landmark),” kata Kepala DTK Kota Cilegon, Aziz Setia Ade, Sabtu (13/9/2014).

 

 

Aziz mengaku, opsi menggunakan dana APBD 2015 ini merupakan alternatif terakhir jika hingga akhir tahun 2014 ini pihaknya belum juga berhasil menggandeng pihak ketiga sebagai sponsorship. “Kita tunggu sampai akhir tahun,” kata dia.

 

Terkait anggaran yang dibutuhkan, Aziz memperkirakan anggaran yang dibutuhkan untuk membangun ikon kota Cilegon itu sekitar Rp 3 miliar. **Baca juga: Walah…! Kapal selam Indonesia mengenaskan

 

Menurutnya, landmark itu akan mewakili segala sesuatu yang menjadi simbol dan tradisi di Kota Cilegon. Mulai dari kota yang religius hingga kota yang berbasis pada perdagangan, industri dan jasa agar lebih dikenal luas masyarakat dan pengunjung di Kota Cilegon.

 

Saat ini, landmark yang akan dibangun di dekat pusat Pemerintahan Kota Cilegon itu dalam tahap persiapan penataan lahan. Dalam kegiatan itu, DTK menggandeng CV Devis Jaya, perusahaan jasa periklanan dan reklame untuk proyek yang diperkirakan akan rampung pada akhir tahun itu.

 

“Kita bekerjasama dengan CV Devis Jaya dengan nilai anggaran pekerjaan sekitar Rp 600 juta. Sebagai kompensasinya, di sekitar landmark akan dipasang videotron dengan durasi kerja sama lima tahun,” jelasnya.(rb/tom migran)

Berita Terbaru