oleh

Bakal Diputar di Eropa, Film Setelah Multatuli Pergi Diputar Perdana di Lebak

Kabar6-Setelah Multatuli Pergi, film dokumenter tersebut diputar dalam rangka memperingati 200 tahun kelahiran Eduard Douwes Dekker atau yang lebih dikenal dengan Multatuli, di Pendopo Museum Multatuli, Sabtu (7/3/2020) malam.

Sejarawan sekaligus Produser Eksekutif Setelah Multatuli Pergi, Bonnie Triyana, menjelaskan, film tersebut dibuat sebagai usaha mencari jawaban atas sederet pertanyaan, mulai dari apakah novel Max Haveelar ditulis berdasarkan fakta atau fiksi dan lain-lain.

“Setelah diputar perdana film ini juga akan diputar keliling eropa, mulai dari Amsterdam, Brussel, Paris, Berlin dan Hamburg,” ungkap Bonnie.

Film ini sengaja diputar perdana di Rangkasbitung karena Lebak merupakan tempat dimana Multatuli terinspirasi untuk menulis kisah-kisah penderitaan rakyat jajahan yang terwakili dalam cerita Saidjah dan Adinda dari Desa Badur.

**Baca juga: Destinasi Wisata di Lebak Diharapkan Makin Dilirik Banyak Investor.

Sementara itu, Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya, mengatakan, setelah Multatuli pergi, berbagai capaian dapat dirasakan. Mulai dari sarana dan prasarana yang memadai, akses dan konektivitas antar kecamatan terhubung dengan baik, serta pembangunan yang terus dilaksanakan.

“Berbagai kemudahan dapat kita saksikan. Saat ini, perempuan tidak lagi dibatasi geraknya dalam menduduki posisi-posisi penting, maka saya ingin mengajak perempuan-perempuan untuk bersama-sama membangun Lebak menjadi lebih baik lagi,” ajak Iti.(Nda)

Berita Terbaru