oleh

Azas Musyawarah untuk Mufakat Dikedepankan dalam Musdakot II

Kabar6-Pra musyawarah daerah kota (Musdakot) II DPD-Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Tangerang Selatan menghasilkan keputusan kejutan.

Azas musyawarah untuk mufakat lebih mendominasi ketimbang aturan dalam anggaran dasar-anggaran rumah tangga (AD-ART).

Berdasarkan pengamatan di Graha Widya Bhakti, Puspiptek, Setu, tempat berlangsungnya kegiatan Musdakot II ada tiga hal yang didalam AD-ART tidak diterapkan.

Pertama, tujuh organisasi kepemudaan potensial atau lokal yang awalnya terancam tidak memiliki hak suara akhirnya dapat memilih calon orang nomor satu di KNPI Kota Tangsel.

Kedua, sesuai dengan persyaratan utama bagi setiap bakal calon yang ingin mendaftar tidak boleh melebihi usia 40 tahun. Hasil verivikasi bakal calon atas nama Eeng Saefudin diketahui dari dokumen identitasnya lahir pada 19 Februari 1972 atau lebih dari batas waktu.

Ketiga, jumlah bakal calon ketua KNPI yang sebelumnya hanya berjumlah enam orang sesuai dengan batas waktu pendaftaran pada Minggu (16/12/2012) lalu.

Dua hari kemudian mendaftar seorang bakal calon atas nama Ayatullah Habibie yang memegang rekomendasi dukungan dari pengurus kecamatan Ciputat. Sebelumnya rekomendasi tersebut dikantongi oleh Maradona dan akhirnya dicoret.

“Bukan tidak ada aturan. Kami tetap pake aturan, tapi karena pertimbangan satu dan lain hal azas musyawarah untuk mufakat kita kedepankan,” ungkap Ketua Steering Commite (SC) Musdakot II KNPI Kota Tangsel, Muhammad Acep, Kamis (20/12/2012).

Menurut Acep, dalam hukum ketatanegaraan azas musyawarah untuk mufakat menjadi panglima tertinggi. Apalagi didukung adanya Undang-undang (UU) Nomor 40 Tahun 2009 dengan AD-ART hasil kongres 2011.

Keputusan itu juga seringkali diterapkan di organisasi atau lembaga tertinggi negara lainnya di Indonesia. “Menjaga kondisifitas menjadi paling penting agar tidak menimbulkan gesekan. Mudah-mudahan Musdakot III bisa diperbaiki,” jelas Acep.

Berikut nama-nama calon kandidat yang akan berkompetisi dalam Musdakot II pada Sabtu (22/12/2012) besok di Taman Aer,  Puncak, Jawa Barat. Antara lain, Muslih Basar, Popon Sofian, Eeng Sulaiman, Muji SP, Maradona, Syaiful Anwar, Ayatullah Habibie.(yud)

Berita Terbaru