oleh

APBD 2020 Kabupaten Tangerang Defisit Rp 490 Miliar, Penyebabnya…

Kabar6-Pemerintah Kabupaten Tangerang mengakui anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun 2020 mengalami defisit sebesar Rp 490 milair.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan APBD 2020 mengalami defisit sebesar 490 miliar karena belanja lebih besar dibanding pendapatan. ” Sehingga, APBD tahun depan mengalami defisit,” ujarnya, Selasa 3/11/2019.

Menurut Zaki, defisit itu nantinya akan ditutup silpa 2019 (sisa lebih pembiayaan anggaran).

Zaki menjelaskan, proyeksi pendapatan 2020 adalah Rp 5,717 triliun. Sedangkan, belanja adalah Rp 6,212 triliun. Namun, pada 2019 ini diperkirakan ada silpa.

Namun demikian, Zaki tidak bisa memprediksi silpa yang akan digunakan untuk menutup belanja lebih besar tersebut.

”Hingga kini nilainya masih belum dipastikan. Sebab, serapan APBD hingga kini masih berlangsung. Silpa itu bisa lebih besar dari yang diperkirakan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupten Tangerang, Taufik Emil menambahkan, dalam dua tahun terakhir kondisi APBD Kabupaten Tangerang terus mengalami defisit.

**Baca juga: Bangunan SDN 1 Mauk Rusak Parah, Mendesak Diperbaiki.

Namun demikian, Taufik menjamin tidak akan mengganggu program prioritas yang berhubungan dengan masyarakat. Hanya saja, dampak dari defisit anggaran terpaksa harus dilakukan rasionalisasi.

“Tapi efisiensi tidak boleh mengurangi postur anggaran yang dibuat untuk kegiatan yang sudah menjadi prioritas pelayanan dasar. Ketentuan yang ditetapkan harus sesuai dengan RPJMD (rencana pembangunan jangka menengah daerah_red),” katanya. (Vee)

Berita Terbaru