oleh

Apa Sebab Iseng Pencet Bubble Wrap Bikin Ketagihan?

Kabar6-Apakah Anda termasuk orang yang senang memencet bubble wrap, dan selalu berulangkali melakukannya? Bubble wrap adalah kemasan dan pelindung yang terdiri dari gelembung-gelembung udara kecil, dirancang untuk melindungi dan menjaga benda-benda rapuh.

Bungkus gelembung dibuat dari kantong udara yang terkunci di antara dua lapisan film polietilena. Gelembung udara memberikan perlindungan terhadap kerusakan barang yang rapuh selama pengiriman dan gerakan yang tidak bisa diprediksi.

Nah, pernahkan Anda merasakan sensasi memecahkan gelembung-gelembung kecil bubble wrap? Tidak sekadar iseng, ternyata ada penjelasan ilmiah tentang hal ini.

Memencet bubble wrap, melansir thecut, sangat memuaskan karena mampu melepaskan ketegangan otot yang membantu mengurangi perasaan stres. “Kapan pun Anda melepaskan tekanan, baik secara nyata atau simulasi, otak kita menerima peningkatan senyawa kimia dopamin dan norepineprin yang membuat kita merasa senang,” jelas Stephanie Sarkis, seorang terapis.

Meski terdengar remeh, ada penelitian tentang kepuasan memencet bubble wrap ini. Kathleen M. Dillon, profesor psikologi di Western New England College yang pernah menerbitkan sebuah studi di jurnal Psychological Reports pada awal 1990-an, mengutip sebuah buku tebal pada 1970-an tentang kekuatan sentuhan yang menenangkan.

“Di Yunani kuno itu adalah sebuah adat, banyak ditemukan juga di wilayah Asia, untuk membawa batu halus, atau amber, atau batu giok yang kadang-kadang disebut ‘fingering piece’, berfungsi untuk menghasilkan efek ketenangan,” ungkap Dillon.

Ditambahkan, menjaga tangan tetap sibuk dengan proyek-proyek kecil seperti menjahit memberi efek rileksing. Nah, memencet bubble wrap punya efek yang sama.

Penelitian Dillon menunjukkan, mahasiswa yang harus mengambil dua lembar bubble wrap merasa lebih tenang dan lebih segar setelah memencetnya, dibanding sebelum mereka memulai.

Mereka juga melaporkan tingkat ketenangan dan kewaspadaan yang lebih tinggi daripada kelompok yang tidak diberikan kesempatan memencet bubble wrap. ** Baca juga: Waspada, Ada Mikroplastik pada Apel dan Wortel

Meminjam dari teori-teori Robert E. Thayer, seorang psikolog yang mempelajari penjelasan biologis untuk suasana hati, Dillon berspekulasi bahwa itu berkaitan dengan respons manusia yang sangat alami terhadap stres.

Jadi, ketika orang-orang gugup atau stres, biasanya mereka akan membuat gerakan kecil seperti ketukan jari. Hal itu merupakan anxiolytic (pengurang rasa takut) alami yang membawa sebuah sensasi teratur di dalam diri.

Nah, memencet bubble wrap bisa bikin Anda ketagihan, bahkan melepas stres dan gugup.(ilj/bbs)

Berita Terbaru