oleh

Apa itu Karbohidrat Sederhana dan Kompleks?

Kabar6-Meskipun banyak dihindari, terutama oleh pelaku diet, karbohidrat tetap dibutuhkan untuk membuat gula sebagai energi. Diketahui, terdapat dua jenis karbohidrat, yaitu karbohidrat sederhana dan kompleks.

Lantas, apa bedanya? Melansir Womantalk, karbohidrat sederhana seperti bahan bakar yang cepat terbakar, terurai dengan cepat menjadi gula di dalam tubuh, dan Anda sebaiknya hanya mengonsumsi lebih sedikit jenis ini. Sedangkan karbohidrat kompleks biasanya merupakan pilihan yang lebih baik karena tubuh Anda membutuhkan waktu lebih lama untuk memecahnya.

Bagaimana cara mengetahui makanan apa saja yang termasuk jenis karbohidrat sederhana? Gula tambahan menjadi salah satu bahan makanan yang paling banyak ditemukan dalam makanan kemasan. Cara paling mudah untuk mengenalinya adalah cari kata-kata yang diakhiri dengan ‘ose’.

Nama kimia untuk gula meja adalah sucrose, dan nama lain yang mungkin Anda lihat termasuk fructose, decstrose, dan maltose. Semakin tinggi nama ini muncul dalam daftar bahan, maka semakin banyak gula tambahan yang dimiliki makanan dalam kemasan tersebut.

Untuk roti, makanan ini memang bisa mengandung karbohidrat kompleks, tetapi tergantung pada biji yang digunakan untuk membuatnya. Anda sebaiknya mencari roti yang terbuat dari biji-bijian, seperti barley, rye, oat, dan gandum utuh yang menjadi beberapa bahan pilihan teratas agar roti yang Anda konsumsi tidak mengandung karbohidrat sederhana.

Selain itu, Anda juga dapat dengan cepat mengonsumsi karbohidrat sederhana jika tidak berhati-hati menambahkan pemanis ke dalam minuman panas atau oatmeal, seperti gula merah, sirop maple, madu, dan molase.

Bahkan, kebanyakan susu dan produk olahannya yang mengandung laktosa atau gula susu, juga merupakan karbohidrat sederhana. ** Baca juga: Ladies, Pastikan Konsumsi 7 Jenis Makanan Ini Agar Tubuh Selalu Sehat

Untuk buah yang rasanya manis, meski termasuk karbohidrat sederhana, tetapi tetap menjadi pilihan sehat karena mengandung serat, yang membantu memperlambat pemecahan gula, khususnya buah dengan kulit yang bisa dimakan, seperti pir, apel, dan beri.(ilj/bbs)

Berita Terbaru