oleh

Apa Beda Endemi, Epidemi, dan Pandemi?

Kabar6-Mungkin selama ini Anda sering mendengar istilah epidemi, endemi atau pandemi. Seperti diketahui, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) resmi menetapkan COVID-19 (corona) sebagai pandemi.

Nah, ada beberapa klasifikasi tingkat penyakit yang bergantung dari seberapa luas penyakit tersebut dan seberapa sering terjadi di dalam komunitas. Lantas, apa beda ketiga istilah tadi? Melansir DetikHealth, berikut uraiannya:

1. Endemi
Tingkat pertama keparahan penyakit disebut endemi, dikaitkan dengan jumlah penyakit yang ada di dalam suatu komunitas atau kehadiran konstan atau kejadian biasa pada penyakit tertentu di suatu wilayah.

2. Epidemi
Epidemi adalah peningkatkan mendadak dari jumlah kasus penyakit dari batas endemi di daerah tersebut. Epidemi juga terkait dengan penularan virus yang terbatas di satu lingkungan atau negara meski kadang penyakit menularnya menyebar dengan cepat ke banyak orang.

Sebagai contoh, pada 2003 epidemi sindrom pernapasan akut atau SARS yang parah merenggut nyawa hampir 800 orang di seluruh dunia.

3. Outbreak/wabah
Wabah dikategorikan saat penyakit sudah menularkan banyak orang dan kadang diartikan sebagai penyakit yang sudah lama tidak menjangkiti masyarakat.

Wabah bisa juga diartikan kasus penyakit yang terjadi dalam jumlah yang lebih besar dari yang diperkirakan di komunitas atau wilayah atau selama musim tertentu.

Wabah dapat terjadi di satu komunitas atau bahkan meluas ke beberapa negara yang bertahan dari hari ke tahun. ** Baca juga: Ikuti 5 Cara Efektif yang Dapat Dilakukan untuk Perlambat Proses Penuaan

4. Pandemi
Pandemi adalah epidemi atau penyakit yang menyebar ke beberapa negara lain dan mempengaruhi sejumlah besar orang di seluruh dunia. Pandemi biasanya juga disebut wabah penyakit global. HIV / AIDS adalah contoh dari salah satu pandemi global paling merusak dalam sejarah.

“Pandemi adalah penyebaran penyakit dari orang ke orang yang menyebabkan penyakit dan kematian yang signifikan pada skala dunia yang sangat luas,” kata dr Charles Bailey, direktur medis pencegahan infeksi di Rumah Sakit St. Joseph di Orange County, California.(ilj/bbs)

Berita Terbaru