oleh

Antisipasi Wabah Corona, Imigrasi Tangerang Perketat Pengawasan WNA Tiongkok

Kabar6-Sebanyak 1.067 Warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok berdasarkan catatan Imigrasi Kelas 1 Non TPI Tangerang dalam tiga bulan terakhir berada di wilayah Kota Tangerang. Keberadaan para WNA tersebut diketahui memiliki berbagai macam keperluan untuk izin tinggal.

Oleh karena itu, ia mengaku akan berupaya memperketat pengawasan bagi para WNA China khususnya di Kota Tangerang. Peningkatan pengawasan itu menurutnya dalam rangka antisipasi merebaknya wabah virus corona di Wuhan China.

“Kalau untuk pengawasan WNA China ini tentu saja melakukan tindakan antisipasi, kemudian kita juga menginventarisir izin tinggalnya,” ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Tangerang Sengky Ratna saat dimintai keterangan oleh wartawan di kantornya, Jalan TMP Taruna, Kota Tangerang, Selasa (11/2/2020).

Dari ribuan warga itu, lanjut ia, sekitar 40 persen di antaranya telah kembali ke kampung halaman sebelum pihak pemerintah menghentikan sementara penerbangan dari dan menuju Indonesia-China. Dan sekitar 60 persennya masih berada di Indonesia.

Namun, bila tercatat dalam administrasi keimigrasian, maka menurutnya WNA tersebut harus memperpanjang izin tinggal darurat. “Tentu saja kalau untuk potensi, mereka jadi overstay pasti. Tapi Dirjen Imigrasi sudah mengambil langkah dengan memberikan perpanjangan izin tinggal darurat selama 30 hari,” terangnya.

“Maka sekarang tinggal kita sosialisasikan dengan memberikan notifikasi untuk memperpanjang izin tinggal,” tambahnya.

**Baca juga: Dorong Minat Literasi, Kota Tangerang Bangun 64 Pojok Baca.

Kendati demikian, imbauan notifikasi tersebut untuk memperpanjang izin tinggal bagi warga negara tersebut diumumkan pihak imigrasi melalui email maupun alamat domisilinya. “Kita berikan imbauan lewat email ataupun contac person,” ujarnya.

Selain itu, terkait pengawasan pergerakan warga negara asing sampai saat ini masih menjadi pekerjaan rumah bagi pihaknya. “Imigrasi saat ini belum ada teknologi yang boleh mengikuti pergerakan orang asing,” tandasnya. (Oke)

Berita Terbaru