oleh

Antibau, Tiongkok Produksi Baju dari Serat Ganja

Kabar6-Meskipun banyak negara yang melarang warganya mengedarkan atau melakukan transaksi ganja, tanaman yang memiliki nama latin Cannabis Sativa ini, justru dibudidayakan menjadi produk tekstil dan pakaian di Tiongkok.

Sebuah perusahaan dan retailer pakaian bernama Youngor Group, melansir Wolipop, mengembangkan tanaman ganja sebagai material utama salah satu lini pakaian premium yang diberi nama HANP. Tekstil ini dibuat menggunakan serat dari batang tanaman ganja, diolah sedemikian rupa hingga menghasilkan benang dan kain dengan tekstur mirip linen.

Kain dari serat batang ganja ini diklaim tahan lama dan nyaman dikenakan, juga ramah lingkungan karena hanya sedikit meninggalkan jejak karbon dalam proses pembuatannya.

“Ganja merupakan material yang sangat unik dan salah satu yang paling awal digunakan manusia untuk tekstil. Jadi kami bisa bilang produk HANP ini menggunakan bahan natural. Selain itu dengan menggunakan teknologi yang juga unik, menghasilkan baju yang nyaman dipakai,” papar Gaogang Hu, Deputy Manager Youngor Group.

Dijelaskan Gaogang, penggunaan teknologi yang dimiliki Youngor Group dalam mengolah tekstil dari serat ganja membuat pakaian di bawah label HANP ini memiliki fitur antibakteri. Jadi produk tersebut dijamin antibau.

“Kalau dipakai bepergian dan kegiatannya sibuk, pakai baju ini seminggu penuh (tanpa dicuci) tidak akan bau. Karena ada properti antibakteri,” tambahnya. ** Baca juga: Suku Atayal di Taiwan Jadikan Kepala Manusia Sebagai Mas Kawin

Produk HANP terdiri dari dua kategori, yaitu pakaian dengan garis rancang berkonsep simpel dan unik dengan sentuhan rustic dan produk home furnishing seperti selimut, seprai, sarung bantal dan handuk. Beberapa produk juga mengombinasikan serat ganja dan sutera untuk kenyamanan lebih maksimal saat dikenakan.

Diketahui, tanaman ganja yang ditanam dan dipanen untuk dijadikan tekstil merupakan varietas dengan kadar THC (Tetrahidrokanabinol, zat yang menimbulkan efek psikologis ganja) sangat rendah. Selain itu, hanya lapisan terluar dari batang ganja yang bisa diolah menjadi kain.(ilj/bbs)

Berita Terbaru