oleh

Alamak, Pria Lansia Jepang Pasang Boneka Voodoo dengan Foto Putin di Sejumlah Kuil

Kabar6-Polisi di Jepang menangkap seorang pria lansia bernama Mitsunobu Hino (72) karena meletakkan sejumlah boneke voodoo yang terbuat dari jerami dengan foto Presiden Rusia, Vladimir Putin, pada sejumlah kuil di Negeri Sakura itu.

Hino, melansir Japantimes, tertangkap CCTV tengah memakukan boneka jerami dengan muka Presiden Putin ke sejumlah pohon di kuil suci Shinto, Kota Matsudo Prefektur Chiba. Lokasinya terletak sekira 20 mil timur Tokyo. Namun, aksi itu tak membuat Hino mendapatkan sanksi atau denda. Saat ditangkap di rumahnya, Hino juga tidak menyangkal tuduhan tersebut.

Hino segara dibebaskan dari tahanan polisi tak lama setelah penangkapan dan kasusnya ditutup. Hal itu karena Kuil Mikazuki memutuskan untuk tidak melanjutkan kasus tersebut. “Korban telah mencabut pengaduannya,” kata juru bicara Matsudo, Kantor Kejaksaan Chiba.

Hino saat ini masih dicurigai atas selusin kasus vandalisme boneka voodoo lainnya di Matsudo. Bisa jadi, dia akan kembali ditahan jika kuil lain ingin mengajukan keluhan terhadap pria tersebut dengan bukti yang menguatkan. ** Baca juga: Sedang Bermain, Bocah 6 Tahun di India Tewas Setelah Diserang dan Diseret Macan Tutul

Di Jepang, boneka-boneka tersebut dikenal sebagai wara ningyo. Boneka ini berulang kali muncul di pohon-pohon di kuil-kuil kota. Dengan memaku boneka ini di kuil, dipercaya menjadi metode tradisional untuk memberikan kutukan kematian kepada seseorang.

Aksi Hido ini pun memicu reaksi beragam dari warga net. Ada yang mendukung tindakannya, namun ada pula yang menyayangkannya. “Saya semacam mendukungnya, tetapi dia tidak boleh memakukan benda-benda ke pohon kuil,” kata seorang pengguna Twitter. “Ketika mereka mengatakan ‘korban telah mencabut pengaduannya’, saya hampir mengira yang mereka maksud adalah Putin,” kata yang lain.

“Sepertinya wara ningyo tidak terlalu efektif melawan Putin. Rekan kerja saya berpikir sudah waktunya untuk mengubah taktik dan melemparkan air suci kepadanya sebagai gantinya,” komentar seorang netizen.(ilj/bbs)