oleh

Airin “Semprot” Pegawai Peserta Upacara Nongkrong

Kabar6-Bertepatan dengan pelaksanaan apel upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-84 di lapangan Pamulang. Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany, marah kepada peserta upacara yang memilih duduk-duduk bagian paling belakang barisan.

“Justru ini yang duduk adalah pegawai yang masih muda, padahal kita sedang melaksanakan upacara sumpah pemuda. Bagaimana bisa menjadi pemuda yang memiliki disiplin bila pada saat apel justru yang muda yang duduk, kalah dengan pegawai yang sudah tua,” tegur Airin, Senin (29/10/2012).

Airin meminta, para pemuda harus memiliki mental disiplin dan kerja keras serta kemampuan (skill). Hal tersebut menurutnya sejalan dan mendukung Undang-undang (UU) Kepemudaan yang akan diluncurkan pada tahun 2013 oleh Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Pada kesempatan itu, LSM, OKP dan Ormas mengucapkan ikrar kesepakatan yang isinya antara lain, tidak akan membuat keributan dan tidak akan membuat pos di suatu tempat yg sudah ditentukan. Ormas juga berjanji akan bersinergi dengan Pemkot Tangsel dalam rangka membangun tangsel.

Ikut serta menjaga keamanan lingkungan dan berupaya mengembangkan kemandirian. Airin meminta LSM, OKP, Ormas ikut mencangkan kemandirian dan kewirausahaan sehingga dapat mengembangkan industri kreatif.

“600 juta ormas, OKP telah bergabung untuk memperingati sumpah pemuda. Dengan kesepatan  yang dibuat OKP dan Ormas sebagai dasar untuk membangun tangsel,” ungkap airin.

Airin menambahkan, untuk bersinergi dengan Ormas dan OKP, perlu adanya dukungan dari pemangku kepentingan. Peran serta dan partisipasi aktif dari pihak swasta untuk menciptakan lapangan pekerjaan sangat diharapkan Pemkot Tangsel.

Oleh karena itu, Pemkot akan terus melakukan pembinaan terhadap pemuda, LSM dan OKP sehingga memiliki skill dan kemampuan. “Semua ini untuk mendukung visi misi Kota Tangsel yang madani di mana masyarakatnya adalah masyarakat yang cerdas, modern dan religius,” tambah Airin.(yud)

Berita Terbaru