oleh

Airin Kembali Datangi Gedung Mabes Polri

Kabar6-Persoalan tingginya gangguan keamanan dan kriminalitas di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus menyisakan persoalan, dan mesti segera ditanggulangi.

 

Pemerintah daerah setempat pun mengaku kewalahan karena keterbatasan personel yang menginduk di dua Markas Polres Resort Metro Jakarta Selatan dan Mapolresta Tangerang tak efektif.

 

Demi terealisasinya keinginan itu, Walikota Tangerang Selatan (Tangsel), Airin Rachmi Diany, pun kembali mendatangi gedung Mabes Polri di Jalan Trunojoyo Nomor 3, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

 

“Kalau ada sendiri kan enak komunikasinya, personelnya banyak. Kita tahu beberapa hal persoalan kriminalitas, ISIS, teroris banyak di Tangerang Selatan,” terang Airin, Senin (13/4/2015).

 

Dirinya mengakui kesulitan menyelesaikan masalah keamanan seperti kriminalitas dan kelompok radikal ISIS yang banyak di wilayahnya.

 

Saat ini garis koordinasi untuk wilayah di Kecamatan Ciputat, Ciputat Timur dan Pamulang ke Mapolrestro Jakarta Selatan.

 

Sedangkan untuk wilayah Kecamatan Setu, Pondok Aren, Serpong Utara dan Serpong menginduk ke Mapolresta Tangerang. ** Baca juga: Gerindra Tangsel Belum Tentu Dukung Shaleh MT

 

“Ini bukan hanya keinginan Pemkot tapi warga Tangsel,” katanya didampingi Ketua DPRD Tangsel, Muhammad Ramlie.

 

Dijelaskan Airin saat ini Kota Tangsel tidak punya Polres. Tujuh wilayah kecamatan itu sambungnya dibawah kendali Polres Jakarta Selatan dan Polres Kota Tangerang.

 

“Tiga kecamatan, Pamulang, Ciputat dan Ciputat Timur masuk wilayah Polres Jaksel. Sisanya Pondok Aren, Setu, Serpong dan Serpong Utara masuk Polres Kota Tangerang,” kata Airin.

 

Usai pertemuan dengan Asisten Perencanaan (Asrena) Mabes Polri, Irjen Tito Karnavian, selama sejam dari pukul 17.30 WIB kata Airin, Polri akan berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya.

 

Selain itu juga akan dibicarakan dengan Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi untuk membentuk lembaga Mapolres Tangsel.(yud)

Berita Terbaru