oleh

Adakah Dampak Hubungan Cinta Terhadap Kesehatan?

Kabar6-Cinta dan kesehatan ternyata memiliki hubungan yang erat. Ya, hubungan asmara dapat mempengaruhi banyak hal dalam kehidupan Anda, termasuk kesehatan tubuh, terutama bila hubungan tersebut bermasalah.

Sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika, melansir Womenshealthmag, menemukan bahwa orang yang memiliki masalah dalam pernikahannya dan memiliki riwayat depresi (pernah menderita depresi), ternyata memiliki respon tubuh yang berbeda terhadap makanan tinggi lemak dan tinggi kalori. Hal ini tentu saja bukan merupakan suatu respon positif.

Para peneliti meminta sekira 43 orang pasangan yang telah menikah, rata-rata berusia 38 tahun untuk datang ke laboratorium mereka selama dua jam.

Selama berada di sana, para peneliti memeriksa riwayat kesehatan mental peserta, apakah pernah mengalami gangguan mood, dan meminta mereka untuk membicarakan mengenai sebuah pertengkaran yang baru-baru ini terjadi bersama pasangan dalam kehidupan pernikahan.

Setelah itu, para peneliti meminta semua peserta penelitian untuk mengonsumsi makanan tinggi lemak, mengandung sekira 930 kalori berupa telur, sosis ayam, biskuit dan saus gravy.

Para peneliti kemudian mengambil contoh darah para peserta penelitian dan mengukur berapa banyak kalori yang dibakar oleh tubuh mereka setelah makan.

Hasilnya, para peserta penelitian dengan kehidupan pernikahan yang tidak bahagia (sering bertengkar) dan pernah mengalami gangguan mood, yang membakar kalori lebih sedikit yaitu 31 kalori lebih sedikit setiap jamnya setelah makan, memiliki kadar insulin lebih tinggi di dalam darahnya yaitu 12 persen lebih tinggi, dan memiliki kadar trigliserida dalam darah yang lebih tinggi dibandingkan dengan para peserta lainnya.

Kemudian para peserta penelitian yang memiliki kehidupan pernikahan bahagia tetapi pernah mengalami gangguan mood, memiliki kadar gula darah lebih tinggi setelah makan dibandingkan dengan peserta penelitian lainnya.

Beberapa hal ini dapat menyebabkan terjadinya gangguan kesehatan yang serius seiring waktu seperti obesitas, diabetes, dan gangguan jantung serta pembuluh darah. ** Baca juga: Konsumsi Telur Bikin Tubuh Langsing?

Bila kehidupan pernikahan yang tidak bahagia dan riwayat gangguan mood digabungkan dengan stress kronik, maka hal ini dapat sangat mempengaruhi kesehatan tubuh, yang membuat tubuh Anda membakar lebih sedikit kalori, dan dapat meningkatkan kadar trigliserida dalam darah. Keadaan ini dapat menyebabkan peningkatan berat badan.

Namun para peneliti juga mengingatkan bahwa masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut dengan skala yang lebih besar untuk memastikan hubungan di antara keduanya.(ilj/bbs)

Berita Terbaru