oleh

Ada 20 Paket Soal, Dindik Tangsel Himbau Siswa Fokus Hadapi UN 2013

Kabar6-Ada regulasi yang berbeda dengan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tahun 2013 ini dibandingkan tahun sebelumnya. Setiap kelas peserta UN minimal akan mendapatkan 20 paket soal ujian yang berbeda.

Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Mathoda, menjelaskan ke 20 paket itu baru akan diberlakukan tahun ini. Dia berharap, agar para siswa peserta UN  tidak perlu takut untuk menghadapi UN tahun ini walaupun paketnya berbeda.

“Saya berharap anak-anak lebih fokus belajar dan tidak panik. Untuk mengerjakan soal UN yang akan dilaksanakan April mendatang,” kata Mathodah, Kamis (7/2/2013).

Menurut Matodha, soal setiap siswa peserta ujian akan di selang-seling. Hal ini menandakan antara para peserta UN dipastikan memperoleh soal berbeda. “Misalnya di satu kelas hanya 20 anak saja dan satu anak satu soal,” ungkapnya.

Dia menjelaskan UN untuk SMA/SMK akan berlangsung pada April mendatang. Sedangkan untuk tingkatan SMP akan berlangsung sepekan sesudahnya.

Berdasarkan Jadwal rangkaian ujian yang diterima seluruh SMAN, Kemarin, ujian Praktek sudah berlangsung di awal Februari lalu, ujian Sekolah (US) berlangsung 11-19 Maret.Kemudian UN diadakan pada 15-18 April mendatang.

Sementara itu, Ketua Badan Standar Nasional Pendidikan (BNSP), Aman Wirartakusumah, mengatakan, pihaknya akan membuat 20 paket soal dalam UN 2013 ini.

“Ini cara untuk mendorong anak-anak belajar bukan malah mencari kunci jawaban,” ujar Aman, saat ditemui di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatuhlah, Ciputat.

Aman menambahkan, langkah ini juga merupakan langkah preventif untuk meminimalisir kecurangan yang kerap dituduhkan terjadi pada saat penyelenggaraan UN. Tak hanya itu, dugaan kebocoran soal juga akan hilang dengan variasi soal sebanyak 20 paket itu.

Sekedar diketahui, tahun 2011 lalu UN berlangsung dengan tiga paket soal dan tahun 2012 berlangsung dengan 5 paket. Sedangkan Tahun ini ada 20 paket soal yang berbeda.

Kepala Sekolah SMP 3 Tangsel, Maryono, menjelaskan, pihaknya sudah mengajarkan anak didiknya untuk tidak panik dan takut menghadapi UN mendatang. Walaupun paket soalnya berbeda-beda.

“Kita terus melakukan try-out dan bimbingan untuk anak-anak supaya anak-anak semangat belajar,” katanya.(yud)

 

Berita Terbaru