oleh

860 Jemaah Haji Asal Kota Tangerang Bakal Berangkat ke Tanah Suci

Kabar6-Calon jamaah haji asal Kota Tangerang sebanyak 860 orang. Kemenag bersama Pemkot Tangerang bakal melepas kepergian 860 jemaah haji itu di Masjid Raya Al-Azhom, Kota Tangerang. Dari 860 jamaah nantinya dibagi menjadi tiga kloter.

Seluruh akomodasi ke asrama Pondok Gede dan konsumsi jamaah haji telah ditanggung oleh Pemkot Tangerang. Sebesar Rp1 miliar dikucurkan untuk penyelenggaraan ibadah haji.

“Dua kloter yang 393 jemaah. Satu kloter lagi tergabung ke kloter kabupaten/kota lain. Jadi total tiga kloter,” ujar Kepala seksi penyelenggaraan haji dan umroh, Tutun kepada wartawan, Minggu (29/5/2022).

Saat ini pemerintah Arab Saudi mengakhiri tindakan pencegahan terkait pandemi Covid-19 termasuk jamaah haji maupun umroh tidak perlu melakukan karantina.

“Sekarang sudah tidak ada karantina di Arab Saudi. Sudah lama dihapus protokol kesehatan itu termasuk tes antigen. Tapi jamaah diwajibkan vaksin Covid 2 kali,” katanya.

Diketahui, pada keberangkatan Tahun ini, Pemerintah Arab Saudi mengeluarkan kebijakan batasan usia jamaah haji yang dapat menunaikan ibadah haji yaitu usia termuda 18 Tahun dan usia tertua 65 Tahun.

Tutun mengakui, banyaknya warga Kota Tangerang gagal berangkat karena adanya kebijakan pemerintah Arab Saudi karena usianya belum menyentuh 18 tahun dan lebih dominan usia diatas 65 Tahun.

“Sebenarnya mereka yang gagal berangkat itu sudah dijadwalkan tahun lalu. Karena Pandemi akhirnya ditunda. Nah sekarang adanya aturan batasan usia dari pemerintah Arab Saudi, mereka yang belum memasuki usia 18 tahun dan diatas 65 tahun kembali gagal berangkat,” jelasnya.

**Baca juga:Perdana di Kota Tangerang Plogging, Kampanyekan Tak Gunakan Sampah Plastik

Berdasar catatan kata Tutun, ada sekitar 20 orang yang gagal berangkat haji pada tahun ini. “Selain karena adanya batasan usia, alasan lainnya kehamilan dan lainnya,” tandasnya.

Tutun menambahkan, saat ini pihaknya tengah melakukan penggodokan kesiapan jamaah tersebut

“Calon jamaah saat ini kita lakukan pembinaan untuk kesiapan beribadah di sana termasuk skrining kesehatan agar jamaah haji benat-benar dapat menunaikan ibadah haji,” tandasnya. (Oke)