oleh

6 Gaya Hidup Sehat Ini Ternyata Tidak Tepat

Ilustrasi/bbs
Ilustrasi/bbs

Kabar6-Ada banyak cara untuk menjalankan gaya hidup sehat yang mungkin sering Anda baca di media sosial (medsos). Namun benarkah apa yang disampaikan itu sudah tepat?

Enam ahli diet dan nutrisi mencoba mengevaluasi kesalahan apa saja yang banyak beredar di media sosial, sehingga membahayakan diet dan pola hidup sehat sesungguhnya. Apa saja enam gaya hidup sehat yang ternyata tidak tepat? Dilansir Kompas, berikut uraiannya:

1. Tidak cukup asupan kalori.
Ketika kalori yang diasup benar-benar rendah, dikatakan Jennifer Pullman, maka tubuh akan masuk ke dalam mode kelaparan. Akibatnya, Anda akan sangat terdorong makan dalam jumlah luar biasa atau mengalami malnutrisi.

2. Semua smoothies sehat
Jus dan smoothies, pada dasarnya adalah minuman sehat. Namun dikatakan Sara Haas, juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics, tidak semua jus dan smoothies bernilai sama. Ada yang lebih banyak kerugiannya dibanding manfaatnya, terutama jika mereka sarat gula dan lalori. Sangat penting untuk membaca label agar Anda tidak tertipu.

3. Kecanduan camilan rendah kalori pada malam hari
Banyak orang mencoba untuk menurunkan berat badan dengan mengonsumsi segala jenis makanan berlabel rendah kalori. Mereka berpikir, makanan seperti itu aman jika dimakan kapan saja, termasuk malam hari sebelum tidur.

“Sayangnya, mereka lupa, bahwa makanan rendah kalori jika dikonsumsi terlalu banyak, tetap akan membahayakan diet. Yang sedikit, jika dikumpulkan sedikit demi sedikit, tentu akan menjadi banyak, ” urai Joan Salge Blake, MS, RDN, LDN, fand, penulis Nutrition & You.

4. Pangkas asupan karbohidrat bernutrisi tinggi
“Saya masih melihat banyak klien saya yang mengonsumsi sumber karbo baik, seperti biji-bijian, kacang-kacangan, buah dan sayur, terlalu sedikit. Mereka takut makan segala jenis makanan, sehingga menjauhi sumber nutrisi yang sebenarnya penting untuk tubuh dan bisa membantu mereka mencapai tujuan diet,” kata Suzanne Farrell, MS, RD, pemilik Cherry Creek Nutrition, Inc.

5. Hanya makan sehat saat kondisi sedang nyaman
“Banyak orang makan sehat dan fokus menghitung kalori hanya ketika kondisi mereka sedang senang dan nyaman. Saat tertekan, mereka melupakan semua itu dan beralih ke junk food, serta makanan manis. Mereka tidak konsisten,” kata Toby Amidor, RD, penulis buku The Greek Yogurt Kitchen

6. Mengandalkan suplemen
“Sebuah kesalahan umum yang saya lihat adalah orang hanya mengandalkan suplemen daripada makanan yang sungguhan. Mereka berpikir suplemen bisa menggantikan nutrisi yang ada dalam makanan sepenuhnya,” jelas Angie Asche, MS, RD, LMNT, pemilik Eleat Sports Nutrition, LLC. ** Baca juga: Selain Lezat, Makanan & Minuman Ini Bantu Sembuhkan Patah Hati

So, lebih hati-hati lagi menerapkan gaya hidup sehat, ya.(ilj/bbs)

Berita Terbaru