oleh

5 Pulau di Dunia dengan Populasi Ular Terbanyak

Kabar6-Ular adalah kelompok reptilia tidak berkaki dan bertubuh panjang yang tersebar luas di seluruh dunia. Hewan ini diperkirakan telah berevolusi dari kadal tanah sejak pertengahan zaman Jurassic (174,1-163,5 juta tahun yang lalu).

Fosil ular tertua yang diketahui, Eophis underwoodi, adalah ular kecil yang hidup di daratan Inggris selatan sekira 167 juta tahun yang lalu. Diketahui, banyak orang yang takut pada ular. Salah satunya karena beberapa jenis ular memiliki bisa atau racun yang mematikan.

Meskipun pada pemukiman atau perumahan penduduk jarang terlihat ular, di tempat-tempat tertentu biasanya mereka sering bersembunyi. Namun beberapa pulau di dunia ini justru mempunyai populasi ular terbanyak. Melansir keepo.me, ini lima pulau yang dimaksud:

1. Ilha de Queimada Grande, Brasil
Ilha de Queimada Grande adalah sebuah pulau yang terletak di Samudra Atlantik lepas pantai São Paulo, Brasil. Pulau dengan luas 430 ribu meter persegi atau 110 hektare ini tak berpenghuni, meskipun sisa-sisa mercusuar membuktikan keberadaan manusia di masa lalu.

Tiga dari empat spesies ular yang didokumentasikan di Ilha de Queimada Grande adalah ular beludak berbisa. Bothrops insularis, Golden Lancehead, adalah salah satu ular paling mematikan di Bumi.

Ular ini memangsa burung dan bukan mamalia. Racun mereka telah berkembang menjadi hingga lima kali lebih beracun daripada kerabat daratannya.

2. Pulau St Thomas, Bulgaria
Pulau St Thomas (St Toma, atau Zmiyski ostrov) memiliki luas hanya 0.012 kilometer persegi atau 2,97 hektare. Salah satu hal yang menarik, pulau itu dihuni oleh banyak ular Grey Water, pemakan ikan di perairan sekitar pulau.

Tanah di pulau ini ditutupi oleh kaktus liar. Disebutkan, pada 1933 dan untuk alasan yang dia tidak diungkapkan, mantan Tsar Bulgaria, Boris III, memerintahkan kaktus-kaktus liar yang diimpor dari Bratislava, Slovakia, ditanam di pulau ini.

Dan sejak saat itu, kaktus telah berkembang dan menjadi satu-satunya tempat di mana kaktus-kaktus liar Bulgaria dapat ditemukan.

3. Pulau Kalampunian Damit, Malaysia
Taman Pulau Tiga di lepas pantai Sabah, Malaysia, terdiri dari tiga pulau. Pulau terbesar yaitu Pulau Tiga, pernah menjadi lokasi acara reality show TV yang populer yaitu ‘Survivor Island’.

Pulau terkecil Pulau Kalampunian Damit atau Pulau Ular, tempat di mana ular laut berbisa lokal pergi untuk kawin. Ular Banded Sea Kraits (Laticauda colubrina) yang banyak terdapat di Pulau Kalampunian Damit relatif pemalu dan tidak agresif, jarang menggigit orang, kecuali mereka diprovokasi, atau tak sengaja terinjak.

Racun mereka diperkirakan 3-4 kali lebih kuat dibandingkan dengan ular kobra.

4. Serpent Island, Ukraina
Serpent Island, dikenal sebagai Snake Island atau Ostriv Zmiinyi, adalah sebuah pulau kecil yang terbuat dari batu vulkanik, terletak di Laut Hitam lepas pantai Rumania dan Ukraina.

Pulau berukuran 0,17 kilometer persegi atau 0.066 mil persegi ini dihuni oleh sekira 100 orang yang terkonsentrasi di desa Bile, meskipun tidak ada sumber alami air tawar di pulau ini. Selain ular, tidak ada lagi yang menonjol dari pulau ini.

5. Pulau Shedao
Shedao Island, terletak di lepas semenanjung Liaoning, Tiongkok, dekat kota Dalian. Pulau ini adalah rumah bagi beberapa spesies dari ular berbisa, seperti Pit Viper pulau Shedao (Gloydius shedaoensis).

Seperti ular pulau lainnya, spesies ini telah berevolusi sehingga memiliki racun yang lebih kuat untuk menangkap sumber makanan utama mereka, yaitu burung laut.

Viper Pit pulau Shedao juga sering ditemukan pada pohon-pohon di mana mereka menyergap mangsa. ** Baca juga: Nyanyikan Lagu Opera di Kereta Bawah Tanah, Seorang Tunawisma Dapat Kontrak Rekaman

Berani datang ke salah satu pulau tadi? (ilj/bbs)

Berita Terbaru