oleh

3 Jerapah di Kenya Tewas Mengenaskan Setelah Sentuh Kabel Listrik yang Tergantung Rendah

Kabar6-Peristiwa memilukan menimpa tiga ekor jerapah yang mati akibat tersengat listrik. Ketiganya diketahui tengah berjalan, dan menyentuh kabel listrik yang tergantung rendah di taman margasatwa Kenya.

Satu jerapah mati setelah kontak dengan kabel listrik, sedangkan dua jerapah lainnya tersengat listrik dalam insiden beberapa saat kemudian. Melansir Dailymail, ketiganya adalah jerapah Rothschild, yang terdaftar sebagai hewan terancam punah oleh International Union for Conservation of Nature (ICU).

Insiden yang terjadi di Soysambu Conservancy, Kabupaten Nakuru, itu pun sontak memicu kemarahan di media sosial, terutama terhadap perusahaan listrik yang memelihara saluran listrik tersebut.

“Ini menyedihkan dan tidak beralasan karena kelalaian tingkat tertinggi,” cuit seorang pengguna Twitter. ** Baca juga: Pura-pura Diculik Hanya Demi Hindari Pekerjaan dari Bos

Sementara netizen lain berkomentar, “Perusahaan Tenaga Kenya harus bertanggung jawab atas dua jerapah yang tersengat listrik di Soysambu Conservancy. Ini adalah kerugian besar bagi negara kami.”

Perusahaan Listrik dan Penerangan Kenya mengatakan akan memindahkan saluran listrik. “Kami telah memulai proses peningkatan pembersihan infrastruktur distribusi listrik di Soysambu untuk mencegah terulangnya insiden yang tidak menguntungkan,” demikian pernyataan perusahaan itu.

“Kami menyesali kejadian ini karena kami menyadari satwa liar merupakan bagian integral dari jiwa alam dan budaya kami dan, kami menghargai umpan balik yang dibagikan oleh berbagai pemangku kepentingan mengenai masalah ini,” kata Bernard Ngugi, Direktur Pelaksana dan CEO perusahaan.

Dalam laporan awal Dinas Margasatwa Kenya yang menyelidiki sengatan listrik ditemukan bahwa kabel-kabel itu menjuntai di bawah ketinggian jerapah di tempat konservasi. Kelompok lingkungan lokal mengatakan, ini bukan pertama kalinya jerapah di konservasi mati akibat kabel listrik.

Climate Change Kenya mengklaim, setidaknya ada 11 jerapah telah mati. Diketahui, The Soysambu Conservancy adalah rumah bagi sekira 124 jerapah, termasuk 50 jantan, 41 betina dan 33 anak sapi pada Agustus 2018.

Tujuan taman konservasi ini adalah untuk meningkatkan populasi jerapah Rothschild, yang berasal dari Kenya.(ilj/bbs)

Berita Terbaru