oleh

283.509 Peserta PBI BPJS Kesehatan Dinonaktifkan, Banten Lakukan ini

Kabar6-Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Kependudukan dan Keluarga Berencana (DP3AKKB) Provinsi Banten siap membantu proses pemadanan data 283.509 peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) program Jaminan Kesehatan Nasional dari BPJS Kesehatan Provinsi Banten yang dinonaktifkan. “Agar sesuai dengan kondisi dilapangan,” ujar Kadis DP3AKKB Provinsi Banten, Siti Ma’ani Nina, Rabu (14/8/2019).

Menurut Nina dari 31 item data kependudukan Banten semua tererekap didalam data milik DP3AKKB Provinsi Banten. Detail data kependudukan tersebut, kata Nina, memudahkan proses mencocokan data, salah satunya soal data BPJS kesehatan. “Agar sinkron dan clear. Menghindari saling klaim satu sama lainnya.”

Nina mengatakan banyak faktor yang menyebabkan perubahan data kependudukan yaitu ; kematian, kelahiran, perubahan status miskin menjadi tidak lagi miskin, berpindah domisili.

Nina mengkaim data DP3AKKB Banten tidak hanya bekerjasama dengan Disdukcapil Kabupaten/Kota saja. Namun, hingga ke Dinas Pertamanan dan pemakaman. “Dengan begitu datanya real sesuai kondisi dilapangan. Apalagi setiap minggunya, data kependudukan di Provinsi Banten terus mengalami perubahan.”

Terkait banyaknya warga Banten yang dicoret kepesertaannya dari PBI pusat mencapai 283 ribu orang lebih, menurut Nina, diperlukan pemadanan data dari pihak terkait agar menjadi clear.

**Baca juga: Sebelum Dibunuh, Satu Keluarga di Serang Dapatkan Teror.

“Sekarang itu yang punya data siapa (283 ribu warga dicoret,red)? Untuk mengetahuinya, kita menjawabnya secara data lagi. Ini data mana, ini data yang mana, baru bisa terjawab,” tegas Nina.

Sebelumnya, sebanyak 283.509 peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) program Jaminan Kesehatan Nasional dari BPJS Kesehatan Provinsi Banten yang dinonaktifkan.Keputusan pemerintah mencabut kepesertaan ini dilakukan secara bertahap, dan akan terus berlangsung sampai dengan akhir November mendatang.(Den)

ID:2659 Responsif

Berita Terbaru