oleh

2014 Pemkot Tangsel Bentuk Rintisan Kepolisian Resor

Kabar6-Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel) berencana merintis pembentukan Kepolisian Resor (Polres) untuk meningkatkan pengamanan diwilayahnya.

Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany mengatakan, pembentukan Polres Kota Tangsel masuk kategori mendesak, mengingat tingginya jumlah penduduk serta pertumbuhan perekonomian yang kian menggeliat.

“Rencana pengembangan markas rintisan Polres Tangsel ini sudah kami sampaikan ke Polda Metro Jaya,” kata Airin usai sidang paripurna DPRD Kota Tangsel,  Jumat (28/12/2012).

Terkait personil dalam pendirian rintisan Polres tersebut, Airin menyerahkan sepenuhnya kepada Polda Metro Jaya.

“Kamis berharap, rencana rintisan untuk pembangunan Polres ini dapat segera terealisasi dengan dukungan dan restu Polda Metro Jaya pada 2014,” ujar Airin.

Sementara, Kapolres Kota Kabupaten Tangerang, Kombespol Bambang Priyo Andogo mengatakan, jumlah total berbagai kasus tindak pidana di Kabupaten Tangerang dan Kota Tangsel selama 2012 mencapai 6.017 kasus.

Sedangkan jumlah kejahatan selama tahun 2011 lebih tinggi dari tahun 2012 sebanyak 6.456 kasus.

Dibanding Kabupaten Tangerang, wilayah Kota Tangerang Selatan, yakni Serpong dan Pondok Aren merupakan kawasan paling rawan kejahatan selama 2012.

“Jika diakumulasi, tahun ini terjadi penurunan sebanyak 439 kasus atau sekitar 6,8 persen. Paling rawan berada di Serpong dan Pondok Aren sebab kedua wilayah itu yang kerap terjadi berbagai jenis tindak pidana,” kata Kapolres saat mengelar keterangan pers di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Jum’at (28/12/2012).

Adapun untuk penyelesaian perkara (crime clearance) tahun 2012 sebanyak 3.962 perkara berhasil diungkap dari tahun tahun 2011 sebanyak 2.602 perkara.

Artinya, terjadi peningkatan penyelesaian perkara sebanyak 52,3 persen. Namun, secara umum selama tahun 2012 tindak kejahatan mengalami penurunan.(Evan)

Berita Terbaru