15 Parpol Lolos Verifikasi di Kota Tangerang, PBB Harus Pebaikan

Ketua KPU
Ketua KPU Kota Tangerang, Sanusi saat mengumumkan hasil verifikasi Parpol.(hms)

Kabar6-Sebanyak 15 Partai Politik (Parpol) Calon Peserta Pemilu Tahun 2019 di Kota Tangerang dinyatakan lolos secara administrasi maupun faktual.

Sementara itu, ada 1 Parpol yang diharuskan untuk melakukan perbaikan.

Data hasil verifikasi yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang sepanjang masa verifikasi faktual, baik sebelum putusan Bawaslu, maupun Putusan Mahkamah Konstitusi (MK), 15 Parpol yang diverifikasi itu memenuhi ketentuan syarat sebagai calon peserta Pemilu 2019.

Adapun 15 Parpol dimaksud adalah, Partai Perindo, lolos sebelum putusan MK. Dan, sisanya sebanyak 14 Parpol, antara lain, Partai PDI Perjuangan, Partai Gerindra, Partai Golkar, PAN, NASDEM, PPP, PKB, PKS, PKPI, Partai Garuda, Partai Berkarya, PSI, Partai Hanura, dan Partai Demokrat dinyatakan lolos pasca keluarnya putusan MK.

“Sedangkan Partai Bulan Bintang (PPB) belum lolos dan diharuskan untuk melakukan perbaikan,” kata Sanusi, Ketua KPU Kota Tangerang, Jumat (2/2/2018).

Dikatakan Sanusi, hasil verifikasi Parpol akan diserahkan kepada masing-masing Parpol yang sudah diverifikasi. “Kalau PBB masih harus melakukan perbaikan mulai 3-5 Februari mendatang. Kemudian hasil perbaikannya akan kami verifikasi kembali pada tanggal 6 Februari,” jelasnya.

Parpol yang dinyatakan lolos ini, adalah Parpol yang sudah memenuhi syarat keberadaan kantor, domisili kantor, kepengurusan, 30 persen pengurus perempuan, dan terpenuhinya syarat minimum anggota, yakni menimum sebanyak 1.000 orang anggota di Kota Tangerang.

“Semua verifikasi ini diawasi penuh oleh Panwaslu Kota Tangerang. Jadi, kelolosan Parpol ini semata-mata karena sudah memenuhi seluruh persyaratan sesuai PKPU dan aturan yang ada,” tegas Sanusi.

Selanjutnya, berkas Parpol yang dinyatakan lolos ini akan disampaikan kepada KPU RI melalui KPU Provinsi Banten.**Baca juga: Pengurus DPW Komando Banten Dilantik.

“Kami berharap semua yang dibebankan kepada KPU atau Parpol terkait dengan proses verifikasi dan proses selanjutnya menuju Pemilu 2019 tetap dijalankan sama baiknya antara Parpol, KPU, dan Panwaslu atas asas taat aturan,” pungkas Sanusi.(BL/hms)