oleh

11 PSK Terjaring Satpol PP Tangsel, Rata-rata Layani 2 Sampai 3 Pria Sehari

Kabar6-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengungkapkan 11 pekerja seks komersial (PSK) yang terjaring di Pamulang, rata-rata melayani 2 hingga 3 pria dalam sehari.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Seksie (Kasie) Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP, Muksin al-Fachry kepada Kabar6.com, Jumat 14 Januari 2022.

“Mereka rata-rata perhari itu 2 sampai 3 laki-laki yang mereka layani. Dengan tarif 500 ribu untuk sekali,” ujarnya.

Dijekaskan Muksin, saat ini pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Tangsel untuk dibawa ke Balai Melati Jakarta.

“Kita koordinasi dengan dinas sosial, dan perlindugan perempuan dan anak, mereka dibawa ke balai melati Jakarta,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) merazia 11 perempuan yang bekerja sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK) di Pamulang.

**Baca juga: Satpol PP Tangsel Razia 11 PSK, 7 Diantaranya Dibawah Umur

Kepala Seksie (Kasie) Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP, Muksin al-Fachry menerangkan, para perempuan itu didapati disebuah kos-kosan di Pamulang. Selain perempuan, juga didapati 9 laki-laki yang sedang duduk-duduk didepan kos-kosan tersebut.

“Kita dapati 15 cewe dan 9 laki-laki, setelah dilakukan pemeriksaan, 11 perempuan mereka PSK yang operasionalnya menggunakan online, atau prostitusi Booking Order (BO),” ujarnya kepada Kabar6.com di Setu, Jumat (14/1/2022).(eka)

Berita Terbaru