108 Ribu Pohon Ditanam untuk Rayakan Kelahiran Pangeran Bhutan

Rakyat Bhutan menanam pohon untuk rayakan kelahiran pangeran.(Dailymail)

Kabar6-Ada banyak cara untuk menyambut kelahiran seorang bayi, misalnya dengan mengadakan pengajian, syukuran, atau bahkan pesta. Namun apa yang dilakukan masyarakat Bhutan, sebuah negara kecil di Asia Selatan yang berbentuk kerajaan, saat menyambut kelahiran pangeran mereka sungguh unik.

Acara penyambutan kelahiran anak pertama Raja Khesar dan Ratu Jetsun ini, sebagaimana dilansir Dailymail, dirayakan masyarakat Bhutan dengan mengadakan acara penanaman pohon beramai-ramai.

Sebanyak 82 ribu masyarakat di seluruh Bhutan menanam pohon, sedangkan 26 ribu lainnya dilakukan secara sukarela oleh negara tetangga atau relasi terdekat di sekitar Bhutan. Hal ini dilakukan sebagai doa dan harapan masyarakat Bhutan agar pangeran bisa menjadi penerus kerajaan yang baik kelak.

Dikatakan Tenzin Lekphell, koordinator acara ini, dalam agama Budha pohon diungkapkan sebagai penyedia kebutuhan manusia, pemelihara yang menjaga manusia di dunia. Pohon juga jadi simbol kehidupan, melambangkan umur panjang, kesehatan, kegagahan, kecantikan dan bahkan rasa sayang.

Ditambahkan Tenzin, sebanyak 108 ribu pohon dipilih sebagai jumlah angka penanaman, karena 108 adalah angka sakral dan suci dalam Budha. Setiap bibit pohon merupakan doa dan harapan agar pangeran bisa mendapat segala kebaikan, tumbuh sehat, kuat, bijaksana dan punya rasa kasih sayang terhadap sesama. ** Baca juga: Pecahkan Rekor, Pria Asal Ohio Makan di Restoran yang Sama Selama 365 Hari

Gerakan ini membuat Bhutan masuk Guinness World Record karena berhasil menanam 49.672 pohon dalam waktu satu jam. Diketahui, masyarakat Bhutan masih memegang teguh tradisi, dan kepercayaan akan keseimbangan hidup manusia dan lingkungan.(ilj/bbs)